Disdukcapil Jemput Bola Perekaman Data Disabilitas

by -
SERAHKAN - Kepala Disdukcapil saat menyerahkan secara simbolis e-KTP dari program perekaman jemput bola bagi disabilitas

KOTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekalongan berupaya agar seluruh penyandang disabilitas (difabel) di Kota Pekalongan bisa memiliki dokumen kependudukan yang legal. Oleh karena itu, Disdukcapil memberi kemudahan para difabel dengan sistem jemput bola.

Kepala Disdukcapil Kota Pekalongan, Slamet Hariyadi mengungkapkan bahwa upaya perekaman administrasi kependudukan (adminduk) secara jemput bola tersebut dilakukan guna mewujudkan terbukanya akses pencatatan kependudukan sebagai perbaikan data penyandang disabilitas secara bertahap.

Sebab, belum semua jumlah penyandang disabilitas di Kota Pekalongan memiliki data kependudukan. Slamet menyebutkan, pelayanan perekaman adminduk yang diberikan kepada mereka meliputi perekaman Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak dibawah 17 tahun dan perekaman Kartu Tanpa Penduduk Elektronik (e-KTP) bagi yang sudah berusia mendekati 17 tahun dengan layanan sehari jadi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan komunitas penyandang disabilitas di Kota Pekalongan, seperti halnya belum lama ini kami sudah melakukan perekaman data adminduk ke SLB Negeri Bendan Kota Pekalongan sebanyak 30 anak pada tanggal 17 Mei lalu dan SLB PRI Buaran pada tanggal 19 Mei dengan sasaran sejumlah 93 anak. Untuk tanggal 24 ini kami akan lebih perluas lagi secara bertahap termasuk menggandeng beberapa organisasi yang didalamnya terdapat penyandang disabilitas,” terang Hariyadi, belum lama ini.

Menurutnya, selain melakukan penjemputan bola ke sejumlah SLB, Disdukcapil juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan untuk mendapat data penyandang disabilitas agar mendapat pelayanan yang sama. Sehingga, bagi mereka yang belum memiliki dokumen kependudukan bisa segera diikutsertakan. Mengingat, data adminduk ini sangat vital dan diperlukan mereka untuk mengakses semua pelayanan publik dan program-program pemerintah.

“Fasilitasi perekaman adminduk ini merupakan Gerakan Bersama di Jawa Tengah untuk memberikan fasilitasi perekaman data kependudukan untuk penyandang disabilutas agar para difabel di seluruh Jawa Tengah khususnya Kota Pekalongan terpenuhi haknya untuk mendapatkan pelayanan dibidang adminduk dengan baik, cepat dan mudah, dan jika sudah mendapatkan dokumen adminduk akan mempermudah pelayanan publik, seperti layanan pendidikan, perbankan, bantuan sosial dan bantuan program-program pemerintah lainnya,” tandasnya.(nul)