ROB RENDAM KOTA PEKALONGAN

oleh -
LIMPAS - Gelombang air laut limpas melewati tanggul pantai dan menggenangi permukiman di pesisir Pantaisari, Pekalongan Utara, Senin (13/5/2022) siang.

**Tanggul Pantai tak Mampu Tahan Gelombang Tinggi

KOTA – Banjir rob atau air pasang cukup besar yang melimpas ke daratan kembali melanda Kota Pekalongan, Senin (23/5/2022). Limpasan gelombang air laut pasang terpantau melewati tanggul pantai di pesisir Pantaisari, Pekalongan Utara, sejak siang hari. Tanggul pantai yang ada, tak mampu menahan tingginya gelombang air laut.

Tak hanya kawasan pesisir pantai yang terdampak, namun banjir rob kali ini juga merendam sejumlah ruas jalan dan permukiman di beberapa kelurahan dengan ketinggian air antara 10 sampai 30 cm. BPBD menyebutkan ratusan rumah terendam akibat banjir rob ini.

Hal ini diperparah dengan luber atau limpasnya air dari sejumlah sungai, diantaranya Sungai Bremi, Sungai Meduri, Sungai Gabusan, dan Sungai Loji. Beberapa kelurahan yang terdampak diantaranya Kelurahan Panjang Baru, Panjang Wetan, Degayu, Krapyak, Padukuhan Kraton, Tirto, Pasirkratonkramat, Klego, dan Kauman.

Adapun beberapa ruas jalan yang terendam diantaranya Jalan Kunti, Jl Kusuma Bangsa, Jl Jlamprang, Jl WR Supratman, Jl Patiunus, Jl Semarang, Jl KH Ahmad Dahlan, dan beberapa ruas jalan lainnya.

Beberapa warga mengklaim, banjir rob kali terparah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Banjir rob ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir, namun kondisi terparah sudah berlangsung sejak dua hari terakhir. Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar permasalahan ini teratasi dan tidak kembali berulang.