Lantik Lani Dwi Rejeki Sebagai Pj Bupati Batang, Begini Pesan Ganjar

by
Gubernur Ganjar Pranowo menyerahkan SK Pengangkatan Pj Bupati Batang dari Menteri Dalam Negeri kepada Lani Dwi Rejeki.

BATANG – Teka teki siapakah yang akan menduduki jabatan Penjabat (Pj) Bupati Batang, akhirnya terjawab sudah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang secara resmi dilantik untuk menduduki jabatan tersebut oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Gedung Gradika Bhakti Praja, Minggu (22/05/2022).

Pelantikan Lani Dwi Rejeki ini tentunya cukup mengejutkan. Pasalnya, berdasarkan pemberitaan yang beredar, namanya tidak ada dalam daftar nama-nama pejabat di lingkungan Pemprov Jateng untuk menduduki jabatan Pj untuk Kabupaten Batang, Jepara, Banjarnegara dan Kota Salatiga.

Disisi lain, di lingkungan Pemkab Batang sendiri juga beredar dua nama yang digadang-gadang akan menjadi Pj Bupati Batang usai masa jabatan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono berakhir pada Minggu (22/05/2022). Keduanya yaitu Kepala ESDM Sujarwanto Dwiatmoko, Kepala Dinas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DBMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, Retno Kawuri.

Gubernur Ganjar Pranowo dalam sambutanya mengatakan, para penjabat bupati dan walikota yang dilantik selanjutnya setiap tiga bulan harus membuat laporan. Jika tidak, maka akan dilakukan evaluasi.

“Batang ini cukup menarik, karena adanya kawasan industri. Karena itu, saya titip pada Bu Lani untuk menjaga hal itu. Perijinan harus dipermudah dan dipercepat. Jangan sampai ada pungli, yang bisa menggangu kepercayaan investor,” ujar Ganjar Pranowo dalam sambutanya.

Pada kesempatan itu Ganjar juga mengungkap proposal dari Bupati Wihaji terkait pendirian vocational school atau sekolah kejuruan yang nantinya akan mencetak lulusan yang siap untuk bekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

“Bagus itu usulannya, karena itu saya sudah minta jajaran di provinsi untuk mendukung rencana tersebut,” kata Ganjar Pranowo.

Kepada Pj Bupati dan Walikota yang baru dilantik, Ganjar juga berpesan untuk bekerja keras dalam menekan angka stunting dan juga kemiskinan. ‘Untuk kemiskinan, tiga daerah angkanya dibawah 10, dan itu sudah bagus. Tinggal Banjarnegara yang masih harus bekerja keras untuk menekan angka kemiskinan. Namun jangan kecil hati, karena kita dari Pemprov akan membantu seoptimal mungkin untuk mengatasinya,” jelas Ganjar.

Pada akhir sambutanya Gubernur Ganjar berpesan agar Pj Bupati Batang, Banjarnegara, Jepara dan Kota Salatiga untuk tetap menjaga integritas dalam melaksanakan tugasnya.

“Manfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Tanggapi setiap aduan yang masuk, karena itu adalah salah satu wujud pelayanan pemerintah pada masyarakat,” tandas Ganjar. (don)