Tega Habisi Ibunya Karena Ditanya Sisa Uang Tanah

by
TEGA - Diduga kesal dan marah ditanya sisa uang hasil penjual tanah sebesar Rp 118 juta, S (41) tega menghabisi nyawa Suratmi (66) ibu kandunganya.

*Tersangka Sempat Melepas Selang Oksigen Korban di IGD

KENDAL – Polisi akhirnya mampu menguak motif S (41), yang diduga telah menghabisi nyawa ibu kandungnya, Suratmi (66), Desember 2021 silam. Tersangka mengaku kesal dan marah lantaran ditanya ibunya soal uang hasil penjualan tanah sebesar Rp 118 juta yang disimpan oleh istrinya.

Tersangka yang marah akhirnya menghabisi ibunya dengan menggunakan sebilah sabit. Korban sendiri sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis, lalu dirujuk ke RSUD Suwondo Kendal, namun akhirnya meninggal di perjalanan. Dari hasil otopsi, korban mengalami luka pada bagian kepala depan, belakang, dan dahi akibat bacokan senjata tajam.

Sebelumnya peristiwa pembunuhan itu terjadi, korban meminta uang tersebut untuk membayar buruh tanam padi di sawah miliknya. Namun antara korban dan tersangka sempat terjadi adu mulut.

Motif pembunuhan itu terungkap saat gelar perkara kasus pembunuhan berencana yang dilakukan anak kandung terhadap ibunya sendiri, di Polres Kendal, Kamis (19/5/2022).

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 19 Desember 2021, pukul 06.00. Saat itu tersangka S mendatangani rumah korban, Suratmi di Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, dengan menggunakan pakaian lengan pendek warna cokelat crem dengan membawa sebilah sabit bergagang besi warna kuning yang disimpan di dalam rinjing (tempat makan) tertutup.

“Hasil olah TKP, ditemukan sebilah sabit di atas kasur milik korban. Pemeriksaan forensik ditemukan darah bergolongan O dan identik dengan golongan darah korban. Letak darah ada di sabit, di ujung mata sabit sampai pangkal mata sabit sebelah dalam,” kata Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto.