Selama Ini Tak Digaji, TKSK dan Fasilitator Bakal Dapat Dana Operasional

by
SILATURAHMI - Bupati Kendal Dico M Ganinduto silaturahmi dengan TKSK dan Fasilitator Desa se Kabupaten Kendal.

KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal akan memberikan dana operasional untuk Fasilitator Desa dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Pemberian dana operasional yang belum pernah diberikan itu diharapkan dapat memacu kinerja dan memberikan data yang valid.

“Dana operasional untuk para pejuang sosial ini akan dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2022,” kata Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, kemarin.

Upaya yang dilakukan Pemkab ini untuk mengentaskan kemiskinan melalui program bantuan dari Kementerian Sosial maupun pemerintah provinsi dan kabupaten. Hanya saja, validitas data di lapangan masih jadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Untuk itu, ke depan melalui fasilitator desa akan dilakukan pendataan ulang guna mendapatkan data yang lebih valid. “Kami melihat masih banyak yang tidak sesuai dan banyak juga laporan dari masyarakat, sehingga ke depan Fasilitator Desa yang tugasnya melakukan pemeriksaan dan pengecekan data di lapangan atau diberi tugas mendata ulang, sehingga harapan ke depan datanya lebih valid,” terang Bupati.

Nantinya juga akan dibentuk tim gabungan antara fasilitator desa bersama PKH dan Dinas Sosial agar pendataan berjalan dengan maksimal. Kepala Dinas Sosial Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, selama ini TKSK maupun Fasilitator Desa tidak mendapatkan honor. Mereka benar-benar sebagai relawan yang telah membantu pemerintah dalam mendata warga yang berhak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Untuk itu dengan adanya bantuan dana operasional nanti, diharapkan bisa membantu menjalankan tugas sosialnya lebih maksimal.

“Teman-teman Fasilitator yang ada di desa maupun kelurahan ini memang luar biasa. Mereka tidak digaji, tetapi menjalankan tugas yang luar biasa, karena tugasnya itu memeriksa seseorang menerima atau tidaknya bansos,” katanya.

Jumlah total TKSK dan tenaga Fasilitator Desa dan Kelurahan sebanyak 306 orang. Terdiri dari 20 tenaga TKSK dan 286 tenaga Fasilitator Desa dan Kelurahan. (lid)