Pasar Hewan Kajen Ditutup

by
DITUTUP - Guna mencegah penyebaran PMK pada hewan ternak, Pemkab Pekalongan menutup sementara Pasar Hewan Kajen selama tiga kali hari pasaran terhitung sejak kemarin.

**Selama Tiga Kali Hari Pasaran

KAJEN – Guna membatasi lalu lintas ternak di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak ruminansia, Pasar Hewan Kajen di Desa Kebunagung Kecamatan Kajen ditutup sementara. Penutupan dilakukan selama tiga kali hari pasaran terhitung sejak hari pasaran Rabu (18/5/2022) kemarin hingga Rabu (1/6/2022).

Aparat gabungan Muspika Kajen dan instansi terkait, kemarin, tampak mengamankan proses penutupan pasar hewan tersebut. Tidak ada gejolak. Pedagang memakluminya.

Penutupan itu pun sebelumnya sudah diinformasikan melalui media sosial, bhabinkamtibmas, babinsa, dan para penyuluh kecamatan. Sehingga banyak pedagang lokal yang sudah mengetahui penutupan pasar hewan itu. Namun ada beberapa bakul dari luar daerah seperti dari Batang dan Kendal yang tetap membawa muatan ternaknya ke pasar itu karena belum mengetahui informasi penutupan Pasar Hewan Kajen.

Kapolsek Kajen AKP Isnovim mengatakan, menindaklanjuti penutupan Pasar Hewan Kajen berdasarkan surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan pihaknya ikut mengamankan penutupan itu, kemarin pagi. Menurutnya, sebagian besar pedagang tidak datang, karena sebelumnya sudah ada pemberitahuan di antaranya melalui media sosial. Sehingga banyak pedagang lokal sudah tahu hari itu pasar hewan ditutup.

“Ada lima truk tadi yang datang. Kita diskusi. Mereka pun memahaminya. Banyak di antaranya bakul ini tanya seperti kan sapinya sehat, tanya tanda ternak yang kena PMK, hingga mempertanyakan apakah nantinya akan diloloskan jika bawa ternak antar daerah. Jika bisa di pasar hewan ini juga ada dokter hewannya yang bisa ngecek kesehatan hewan di pasar itu,” kata dia.

Jika pasar hewan ditutup, maka pasanya bisa pindah ke tempat lain. Seperti ke lapangan Gandarum atau lainnya. Jika di lokasi itu ada mantri atau dokter hewan yang disiapkan untuk mengecek kesehatan hewan yang dijual, pihaknya siap ikut mengamankannya. (had)