Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkab, LSM Sepakat Lapor APH

by

KAJEN – LSM-LSM di Kabupaten Pekalongan sepakat untuk melaporkan kasus dugaan penyalahgunaan aset milik Kabupaten Pekalongan.

Pelaporan bukan hanya penyalahgunaan lahan aset Pemkab Pekalongan yang terletak di Desa Coprayan Kecamatan Buaran, namun aset-aset lain yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Hal itu seperti disampaikan Ketua Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB), Mustofa Amin. Kata dia, pihaknya sudah bertemu dengan para aktivis di Kabupaten Pekalongan untuk konsultasi terkait kasus yang tengah hangat dibicarakan, yakni penyalahgunaan lahan aset Pemkab Pekalongan seluas 4000 meter persegi. Pada prinsipnya, para LSM akan bersatu untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan aset milik Pemkab Pekalongan, yang semula masih sawah dengan sewa sekitar Rp 300.000 per tahun diubah dan dibangun 25 ruko untuk dijual ke masyarakat.

“Jadi, kami tidak mau aset milik Pemkab Pekalongan hilang hanya karena keserakahan. Bila memang hendak memanfaatkan aset pemerintah, ada regulisi yang mengatur, nggak sekarepe dewe (semaunya sendiri, red),” tandasnya saat ditemui di Alun-alun Kajen, kemarin.

Ditandaskan Mustofa, draf laporan ke Kejari Kabupaten Pekalongan sudah dibuat. “Kita tengah mematangkan siapa saja yang kita laporkan karena terlibat penyalahgunaan aset milik Pemkab Pekalongan,” tandasnya.