Naik Haji Tunggu 31 Tahun

by
PELAYANAN - Pelayanan pendaftaran ibadah haji di Kantor Kemenag Kota Pekalongan.

KOTA – Warga Kota Pekalongan yang berniat menunaikan ibadah haji harus bersabar menunggu alokasi pemberangkatan. Adanya dua tahun penundaan akibat Covid-19 berimbas makin panjangnya masa tunggu naik haji yang kini mencapai 31 tahun.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh PHU pada Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Mundakir memaparkan bahwa berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), daftar tunggu keberangkatan haji di Kota Pekalongan itu semakin panjang yakni mencapai 31 tahun.

”Artinya, bagi masyarakat yang mendaftar tahun 2022 ini, diprediksi akan berangkat ke Tanah Suci 31 tahun mendatang,” ucap Mundakir, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, durasi antrean berangkat haji makin lama karena efek pandemi Covid-19 membuat pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan berhaji selama dua tahun terakhir sehingga menambah antrean keberangatan haji di Indonesia. Mundakir menyebutkan, usai dua kali tertunda diberangkatkannya ibadah haji selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Akhirnya para calon jamaah haji Kota Pekalongan akan siap diberangkatkan ke tanah suci di musim haji tahun 2022 mendatang.

Dari pembukaan ibadah haji di Pemerintah Arab Saudi untuk sejuta jamaah haji, tercatat Kota Pekalongan mendapat porsi sebanyak 160 jamaah haji berangkat di tahun ini. 160 orang calon jamaah haji yang akan berangkat itu merupakan calon jamaah yang mendaftar di sekitar tahun 2011 dan seharusnya berangkat di tahun 2020 namun tertunda karena pandemi Covid-19.