Alhamdulillah, Akhir 239 PPPK Guru Terima SK

by
Bupati Batang, Wihaji menandatangani berita acara penyerahan SK pengangkatan guru PPPK. Novia Rachmawati

BATANG – Setelah menanti hampir lima bulan, kini 239 Guru PPPK Tahun 2021 resmi mendapatkan surat keputusan (SK) pengangkatan, Selasa (17/5/2022) di Pendopo Kabupaten Batang. Dan mulai Mei ini, para guru ini akan mulai mendapatkan haknya berupa gaji dan tunjangan.

Dalam kesempatan ini Bupati Batang, Wihaji juga turut meminta maaf. Lantaran selama menanti SK, para guru yang lolos PPPK tidak mendapatkan Bosda Personalia.

“Saya mohon maaf selama empat bulan ini tidak mendapatkan Bosda Personalia sembari menunggu SK Pengangkatan. Tapi insyaallah setelah ini sudah mendapatkan kepastian tentang hak-haknya setelah diangkat menjadi PPPK,” ujar Wihaji usai kegiatan.

Dijelaskan, untuk menggaji 239 guru PPPK ini Pemkab Batang menganggarkan Rp8,6 milyar. Dimana anggaran ini sudah termasuk gaji pokok sekitar Rp2.966.500, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta tunjangan fungsional jika lolos DJF.

Untuk program tahun 2022, pihaknya mengusulkan 810 formasi untuk PPPK Guru. Dimana nantinya Pemkab Batang membutuhkan anggaran hingga Rp25 milyar untuk menggaji guru.

Wihaji berharap, setelah diangkat menjadi PPPK, rekan guru untuk profesfional dan terus menjaga NKRI.

“Kami berharap guru PPPK ini bisa profesional, dedikatif, loyal terhadap negara. Jangan sampai nanti mereka melawan NKRI. Dan tidak hanya mengajar, kami harap para guru ini bisa mendidik anak-anak Batang lebih baik,” harapnya. (nov)