Ramai-ramai Periksa Hewan Ternak

by
PEMERIKSAAN TERNAK - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal mengerahkan petugas untuk memantau dan memeriksa seluruh hewan sapi, kerbau dan kambing guna mengantisipasi terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).

*Antisipasi Penularan Wabah PMK

KENDAL – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang melanda wilayah Jawa Timur mulai dicemaskan banyak daerah, baik pemerintah maupun para peternak. Karena itu, pasca lebaran ini pemerintah daerah ramai-ramai mengantisipasinya dengan gencar melakukan pemeriksaan hingga edukasi ke peternak.

Seperti dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, mereka telah mengerahkan petugas kesehatan hewan untuk memantau dan memeriksa seluruh hewan sapi, kerbau dan kambing guna mengantisipasi PMK pada hewan ternak. Meski sejauh ini belum ada temuan sapi, kerbau ataupun kambing yang terpapar, namun pencegahan terus dilakukan, mengingat tidak lama lagi akan menghadapi lebaran kurban.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, pemeriksanaan hewan ternak sapi, kerbau dan kambing terus digencarkan oleh petugas kesehatan hewan. Namun pihaknya belum menemukan adanya hewan ternak di Kabupaten Kendal yang terkena PMK. Petugas juga melakukan sosialisasi kepada peternak dan pedagang sapi di sejumlah pasar hewan, seperti di Sukorejo, Boja dan Weleri.

“Antisipasi dari awal, melalui edukasi, pemberian informasi kepada blantik-blantik, peternak, pedagang, terutama yang biasa mendatangkan ternak dari luar Kabupaten Kendal,”katanya, Jumat (13/5/2022).

Peternak maupun pedagang hewan diminta untuk segera melaporkan ke petugas, jika mengetahui hewan ternaknya terindikasi terkena PMK, supaya segera dilakukan penanganan oleh petugas. Hewan sapi atau kambing yang terindikasi terkena PMK harus dipisah atau isolasi.