Jaga NKRI, Santri Diminta Kuasai IT

by
DILANTIK - pengurus alumni Pondok Pesantren TPI Al Hidayah Plumbon masa khidmat 2021-2025 saat dilantik di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (11/5/2021).

BATANG – Bupati Batang, Wihaji, berharap santri mampu bersikap adaptif menyesuaikan kemajuan zaman. Salah satunya harus wajib menguasai segala teknologi informasi, sehingga nanti tidak kena korban hoaks dari internet atau media sosial.

“Media sosial bisa digunakan untuk menyebarkan pesan kebaikan dan dakwah Islam, tetapi juga sebaliknya digunakan untuk merusak harga diri dan martabat seseorang dengan fitnah dan berita hoaks,” jelas Bupati Wihaji saat melantik pengurus alumni Pondok Pesantren TPI Al Hidayah Plumbon masa khidmat 2021-2025 di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (11/5/2021).

Ia berpesan, para santri mampu menghadapi tantangan transformasi teknologi informasi. Menurutnya, internet adalah bagian kecil dari kemajuan nalar yang menghubungkan manusia sejagad dalam dunia maya.

Penggunaannya ditujukan untuk dakwah menyebarkan kebaikan. Ia juga menambahkan, selain mengaji santri diminta menjaga dan memperjuangkan kekuatan ilmu dan agama supaya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh dan bersatu tanpa terpecah belah.

“Jangan hanya menjaga keutuhan NKRI, sebagai santri turut serta menjaga dan memperjuangkan kekuatan ilmu dan agama supaya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh dan bersatu tanpa terpecah belah,” pungkasnya. (nov)