Zero Covid-19, Wali Kota Minta Tetap Jaga Prokes

by
KETERANGAN - Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid saat memberikan keterangan kepada wartawan.

KOTA – Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Aaf mengatakan bahwa usai euforia Idulfitri dan kegiatan Syawalan, di Kota Pekalongan tidak ditemukan kasus baru Covid-19. “Alhamdulillah semua aman per hari ini pasca euforia Lebaran dan Syawalan tidak ditemukan kasus baru atau apapun,” katanya.

Dengan kondisi ini, Aaf berharap Indonesia khususnya Kota Pekalongan dapat terwujud perubahan status dari pandemi menjadi endemi. “Mudah-mudahan semua sehat tinggal kita tunggu semoga bisa terealisasi pandemi menjadi endemi. Tetapi prosesnyapun ternyata tidak sesederhana itu, perlu pertimbangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, meskipun Covid-19 sudah melandai dan memasuki kondisi zero tetapi pandemi belum berakhir. Sehingga ia mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) minimal 2 M yakni memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer setelah beraktivitas.

“Yang harus kita pesankan pada masyarakat bahwa, Covid sudah nol dan sangat landai. Tetapi yuk kita jaga protokol kesehatan minimal memakai masker dan sering mencuci tangan,” ajak Aaf.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Bendan, dr Difayana menuturkan, selama pemeriksaan PCR berjalan tidak ditemukan kasus baru karena semua hasilnya negatif. Namun pihaknya tetap masih menyediakan 6 ruangan khusus untuk Covid-19 dan tetap melakukan pemeriksaan antigen dan PCR di UGD selama status pandemi Covid-19 belum dicabut.

“Pemeriksaan PCR tetap berjalan. Alhamdulillah hasilnya negatif semua dan ke depannya dari kata pandemi bisa menjadi endemi sehingga apa yang kita cita-citakan bersama untuk hidup menjadi normal kembali bisa tercapai,” pungkasnya.(nul)