Bisri Romly : Syarat KIP Kuliah dari PKB Harus Mendoakan Gus Muhaimin Presiden 2024

by

KEDUNGWUNI – Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PKB, Bisri Romly menghadiri acara Halal Bi Halal dan Tasyakuran Penerimaan Surat Keputusan (SK) Penyatuan Politeknik Pusmanu kedalam ITS NU, Rabu (11/5/2022).

Program penyatuan Pusmanu ke ITS NU merupakan awal yang tujuan kedepannya agar menjadi Universitas Nahdhatul Ulama (UNU).

“Persyaratannya kan hanya kurang 3 prodi saja, bisa ditambahkan prodi Manajemen, Ekonomi, dll,” ucapnya.

Kemudian syarat yang lainnya tanah harus minimal 1 hektar, mahasiswanya banyak, doktornya juga banyak tetapi harus linear.

Bisri sebagai anggota DPR RI selama masih di komisi X yang membidangi pendidikan akan tetap membantu ITS NU lewat program KIP Kuliah.

“Saya sebagai anggota DPR RI membantu ITS NU itu merupakan kewajiban, karena saya juga bagian dari NU,” pungkasnya.

Bisri menerangkan bahwa program KIP Kuliah dari aspirasi PKB itu selain persyaratan pada umumnya ada tambahan.

“Syarat KIP Kuliah dari PKB salah satunya mendoakan dan dukung PKB dan Gus Muhaimin jadi Presiden 2024,” ujarnya.

Persyaratan itu bisri menilai realistis karena aspirasi dari PKB. “Silahkan bisa diatur yang pantas dapat KIP Kuliah dan semoga kedepan masih punya wakil yang bisa membantu ITS NU,” katanya.

Persyaratan bantuan lainnya seperti laptop yakni jumlah mahasiswanya harus lebih dari seribu. “Saya dengar tadi jumlah sudah 1.017 mahasiswa dan tinggal ditingkatkan lagi agar lebih baik dan lebih maju lagi,” tandasnya.