Tak Diundang ke Acara Halal Bi Halal PDIP Jateng, Ganjar : Ngga Apa-apa

by
Gubernur Ganjar Pranowo mengecek sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah, salah satunya persimpangan Alas Roban Batang. Istimewa

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo seperti tak diundang ke acara halal bi halal PDIP Jateng yang digelar pekan lalu. Ganjar memberi tanggapan diplomatis saat ditanya hal tersebut.

Diketahui, DPD PDIP Jateng telah menggelar halal bi halal di kantor PDIP di Kota Semarang, Sabtu (7/5) pekan lalu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ternyata tidak hadir meski beberapa kepala daerah dari PDIP di Jateng hadir pada acara tersebut.

Ganjar Pranowo saat ditanya apakah tak hadir halal bi halal PDIP Jateng karena tak diundang, Ganjar tak menjawab dengan gamblang.

Dia hanya menjelaskan sedang berada di Makassar saat acara itu berlangsung.

Namun dari informasi yang dia terima, halal bi halal tersebut membahas pemenangan dari kabupaten/kota.

“Saya lagi ada di Makassar. Nggak papa, kemarin kan acaranya lebih banyak, kata teman-teman, strategi pemenangan dari kabupaten kota,” ujar Ganjar di kantornya kepada wartawan, Rabu (11/5)

Untuk diketahui, Ganjar saat itu memang berada di Makassar sejak Jumat (6/5) dan langsung ziarah ke makam Pangeran Diponegoro.

Hari berikutnya, Sabtu (7/5) ia melakukan kegiatan dengan Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama). Ganjar juga ziarah ke makam Sultan Hasanudin ditemani Bupati Gowa. Setelah itu dia melanjutkan kegiatan lainnya.

Sementara itu, wartawan yang bertemu dengan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, mencoba untuk mengkonfirmasi terkait ketidakhadiran Ganjar Pranowo ini.

Disinggung apakah Ganjar Pranowo tidak diundang dalam acara tersebut, Bambang Pacul sepertinya menyiratkan atau membenarkan hal tersebut secara tak langsung.

“Sangat sibuk, dikau lihat sendiri Pak Ganjar sangat sibuk, banyak hal yang ditangani beliau. Jadi ya sudahlah saking sibuknya kita paham,” kata Bambang di Rumah Makan Omah Gunung, Gunungpati, Semarang, Rabu (11/5/2022).

Bambang Pacul mengatakan situasi memang membuat Ganjar Pranowo sibuk, sehingga dirinya sebagai orang Jawa menghormati kesibukan orang lain.

“Kita ngomong saja situasi, sangat kita paham. Orang Jawa main memahami rasa, kita tidak mau mengganggu kesibukan,” tegasnya. (ral/pojoksatu)