Radar Pendidikan

6.669 Anak TK/RA Muslimat se-Kabupaten Pekalongan Ikuti Manasik Haji

6669 Anak Ikuti Peragaan Manasik Haji

MANASIK – Anak TK dan RA Muslimat se-Kabupaten Pekalongan tengah memeragakan manasik haji di Islamic Center kedungwuni, Minggu (5/11).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KEDUNGWUNI – Sebanyak 6.669 siswa siswi TK/RA Muslimat se-Kabupaten Pekalongan mengikuti kegiataan Peragaan Manasik Haji di kompleks Islamic Center Kedungwuni, Minggu (5/11).

Kegiatan ini digagas oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanan Muslimat Nahdlatul Ulama (IGTKMNU) yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Bina Bakti Wanita Kabupaten Pekalongan.

Ketua IGTKMNU, Khuliyah SPdI, mengungkapkan acara peragaan manasik haji tahun berjalan lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, jumlah peserta tahun ini jauh melebihi target.

“Biasanya kita hanya menerima 3.000 sampai 4.000 peserta, tetapi tahun ini kita menerima peserta yang jumlahnya hampir 7.000. Itu pun kita sudah batasi dari setiap TK dan RA. Kita juga sudah menolak beberapa pendaftaran demi kenyamanan dan keamanan pelaksanaan kegiatan,” ujar Bu Ul, sapaan akrabnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua YPMNU Kabupaten Pekalongan, Masnunah SAg MPdI, yang memantau hingga akhir acara. “Alhamdulillah dapat berjalan lancar. Animo masyarakat terhadap pendidikan muslimat besar. Tahun ini memang terjadi pembludakan peserta, menjadi 6.669 peserta dengan 1.000 guru pendamping. Jadi yang hadir di sini sekitar 15.000, beserta wali siswa dan guru,” ujarnya.

Selain itu, Masnunah juga mengakui bahwa dukungan dari Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kabupaten Pekalongan sangat besar, sehingga dapat memperlancar acara. Disebutkan, kegiatan ini dibuka oleh Ketua Muslimat NU sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Sumarwati SPd MAP.

Dengan mengangkat tema Membangun Kecerdasan Intelektual, Emosional, dan Spiritual Peserta Didik, Masnunah berharap kegiatan ini dapat membentuk mental siswa-siswi TK/RA karena dalam acara ini anak diajarkan untuk menggunakan kolaborasi fisik, motorik, dan intelektual. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments