Peringati Mayday, Gubernur Ganjar Bagikan Ribuan Sembako Untuk Buruh di Semarang

by
Ribuan buruh di Kota Semarang menerima sembako dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (27/4). istimewa

SEMARANG – Ribuan buruh di Kota Semarang menerima sembako dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (27/4). Sembako diberikan Ganjar dalam rangka peringatan hari buruh yang jatuh pada 1 Mei mendatang.

Gubernur Ganjar memberikan paket sembako pada buruh yang tinggal di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rata-rata dari mereka merupakan buruh garmen di pabrik yang ada di Semarang.

“Jangan berebut ya, ini dapat semua nanti dibagikan satu-satu,” ucap Ganjar usai menyerahkan simbolis sembako.

Ganjar sempat melihat kondisi tempat tinggal buruh di Rusunawa Kaligawe dan Sawah Besar. Rusun Kaligawe yang memang sudah lebih lama berdiri, kondisinya tampak seadanya. Sedangkan di Sawah Besar, bangunannya masih sehingga tampak masih terawat.

“Ini dijaga betul, sudah enak banget. Harus dijaga kebersihannya bareng-bareng ya,” kata Ganjar.

Pada beberapa buruh yang ditemuinya, Ganjar bertanya apakah Tunjangan Hari Raya sudah dibayarkan. Beberapa mengaku sudah dibayarkan dan siap untuk melakukan mudik.

“Nah nanti mudik prokesnya dijaga. Solat id pakai masker ya,” ucap Ganjar disambut teriakan para warga rusun.

Ganjar mengatakan, sembako diberikan sebagai wujud perhatian sekaligus memperingati Hari Buruh. “Kita berbagi, agar di tengah situasi yang tidak mudah ini ada rasa kepedulian kita pada sesama wabil khusus buruh,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi pada sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN yang turut berpartisipasi menunjukkan kepeduliannya pada buruh.

“Yang belum ayo bantu. Biar kemudian hubungan industrialnya jadi sangat bagus, perhstian pada buruh bagus, dan yang belum bayar THR nah segera dibayar. Ini suara buruh, mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, Sakina Rosellasari mengatakan sebanyak 1.600 buruh baik pekerja formal maupun informal menerima bantuan sembako.

“Ini diberikan sekarang karena tanggal satu bertepatan cuti semua,” kata Sakina. (red)