Awas! ASN Berani Bolos Usai Cuti Bersama Lebaran, Sanksi Kerja Sosial Siap Menanti

by
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Batang, Supardi. istimewa

BATANG – Cuti bersama perayaan Idul Fitri bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) baru akan dimulai 29 April hingga 9 Mei mendatang. Namun, jauh:jauh hari libak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang mewanti-wanti agar jadwal tersebut bisa dipatuhi.

Pasalnya, jika pada pertama kerja usai curi bersama mendatang didapati adanya ASN yang membolos, maka siap-siap mendapatkan sanksi, termasuk kerja sosial.

“Jika nanti ada ASN yang membolos, maka akan saya panggil dan akan mendapatkan sanksi kerja sosial, seperti bersih-bersih fasilitas umum,” ungkap Kepala BKD Batang, Supardi saat ditemui awak media di kantornya, Senin (25/4).

Supardi menjelaskan, usai curi bersama nanti, jam kerja seluruhnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan kembali mulai pukul 07.00 wib. Sehingga jika ada yang melakukan absensi lebih dari itu, maka dianggap terlambat. Apalagi jika ada yang membolos atau hanya absen saja kemudian ditinggal pulang, maka akan ada sanksi peringatan lisan hingga hukuman kerja sosial.

“Sudah dua tahun para ASN tidak diperkenankan mudik karena pandemi, dan tahun ini diizinkan. Namun, bagi yang 6 hari kerja pelayanan seperti puskesmas dan rumah sakit masih disiagakan untuk masuk. Tanggal 29 April cuti, tanggal 30 April harus masuk. Kemudian tanggal 4,5,6 Mei cuti, Sabtu tanggal 7 Mei sudah masuk. Begitu juga dengan guru,” jelas Supardi.

Selain itu, pengajuan cuti tambahan juga diperbolehkan. Namun ia melakukan seleksi secara ketat, tidak semua diizinkan. Melihat kepentingan pemohon cuti. Cuti diberikan jika ada alasan mendesak. Seperti menikah, umroh, dan lainnya.

“Untuk yang mengajukan cuti tambahan sendiri syaratnya cukup ketat, termasuk akan saya cek langsung alasannya. Jangan sampai hanya akal-akalan saja untuk menambah waktu libur,” tandas Supardi.