Ribuan Botol Miras dan Petasan Dimusnahkan

by
Barang bukti obat dan petasan dimusnahkan dengan cara direndam air.

BATANG – Sebanyak 5.045 botol minuman keras (miras) dari berbagai ukuran dan merek beserta 345 petasan dan 12 kilogram obat mercon, dimusnahkan oleh Polres Batang.

Pemusnahan barang bukti hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan sejak sebelum Ramadan itu dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat dan juga direndam dengan air.

“Miras ini merupakan hasil razia yang kami lakukan sejak sebulan lalu sebelum Ramadan. Dan analisa kami, untuk miras sendiri peredarannya masih ada,” ujat Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto usai kegiatan apel pasukan dan pemusnahan miras serta petasan di jalan Veteran, Jumat (22/04/2022).

Kapolres menjelaskan, berdasarkan regulasi, pemerintah Kabupaten Batang memang melarang peredaran miras. Karena itulah, Polres Batang akan terus melakukan pemantauan peredarannya.

Sedangkan untuk petasan sendiri, memang termasuk benda yang dikarang oleh negara. Pasalnya, benda berbahaya tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

“Kita terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak membuat, menjual ataupun membakar petasan. Karena petasan ini termasuk benda berbahaya yang bisa mengancam keselamatan. Dan bagi yang tetap nekat, maka akan kami tindak,” jelas Kapolres.

Pada kegiatan pemusnahan barang bukti yang juga diikuti bupati, Dandim, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri Batang itu, barang bukti yang direndam air terdiri dari 10 Kg bahan obat mercon, 2 Kg obat mercon. Lalu 315 selongsong Petasan, dan 30 Petasan.

Sedangkan untuk barang bukti miras yang dimusnahkan dengan cara dilindas terdiri dari 618 AO botol besar, 227 AO botol kecil, 4.032 ciu botol, tiga arak cap 3 orang. Kemudian 93 anggur merah besar, 30 anggur merah kecil.

“Lalu 10 Vodka, 10 Prost Beer, 17 Congyang, lima tuak dan 60 liter ciu jerigen. Total ada 5.045 botol. Dan semuanya hari ini kita musnahkan,” tandas Kapolres. (don)