Nekat, Jalan Pantura Buat Balapan Liar

oleh -
TONTONAN WARGA - Aksi balap liar di Pantura Wiradesa jadi tontonan warga.

WIRADESA – Aksi balap liar hampir terjadi tiap bulan Ramadan. Anak-anak muda, bahkan tak sedikit masih remaja, terlibat dalam aksi yang berbahaya itu.

Sejumlah ruas jalan pun dijadikan lintasan atau trek balap liar. Seperti di jalur Kedungwuni-Pekajangan hingga jalan Pantura yang padat pun tak luput dijadikan trek balapan liar. Aksi ini marak disinyalir ada bumbu perjudiannya atau istilah Pekalongan ‘totoan’. Biasanya aksi balap liar dilakukan tengah malam hingga menjelang waktu sahur.

Pantauan wartawan, ada dua lokasi yang sering dijadikan balapan liar di jalur Pantura. Yakni, di perbatasan antara Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan, tepatnya di Jalan Raya Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kondisi jalan di sini bagus, bahkan jalannya selesai dicor beton beberapa bulan yang lalu.

Aksi nekat dan berbahaya pun dilakukan saat aksi dilakukan. Beberapa orang menyetop kendaraan yang akan melintas di jalan tersebut.

Titik kedua di wilayah Pencongan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Sekitar pukul 00.30 WIB, warga sudah mulai berdatangan di pinggir jalan tepatnya di Wiradesa untuk melihat balapan liar di jalan Pantura Wiradesa.

Sekitar pukul 01.00 WIB, terlihat beberapa orang yang hendak melakukan balapan bersiap. Beberapa orang tampak memberhentikan kendaraan di jalan Pantura selama aksi balapan itu berlangsung.
Guna mengantisipasi aksi balapan liar, Satlantas Polres Pekalongan akan melakukan patroli dan menindak para pembalap jalanan tersebut.