Tarawih Ukhuwah Jadi Sarana Serap Aspirasi dan Memberikan Bantuan untuk Warga

oleh -
Bupati Wihaji menyerahkan secara simbolis bantuan untuk rehab masjid usai sholat tarawih di Masjid Darul Najah Desa Juragan.

BATANG – Tarawih Ukhuwah yang dilakukan oleh Bupati Batang Wihaji dan Wakiknya Suyono tidak hanya sebatas ibadah saja. Namun juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga dan juga menyalurkan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Seperti saat menggelar tarawih ukhuwah di Masjid Darul Najah Desa Juragan Kecamatan Kandeman pada Selasa (12/04/2022) malam, Bupati dan Wabup menyalurka  santunan kepada 10 anak yatim piatu yang masing – masing mendapat Rp 250 ribu. 

Bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 5 unit masing – masing mendapatkan Rp12.5 juta, santunan untuk penyandang disabelitas 2 orang yang masing – masing mendapat Rp250 ribu.  

Bantuan pembangunan talud sungai RT 04 RW 02 DesaTegalsari Kecamatan Kandeman sebesar Rp40 juta dan bantuan sebesar Rp80 juta untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Barokah Sejahtera Desa Tegalsari. 

Lalu, santunan untuk 4 orang lansia (lanjut usia) masing – masing mendapat Rp250 ribu, bantuan modal usaha untuk dua warga kurang mampu sebrsar Rp1 juta dan bantuan rehab pembangunan Masjid Al Azyar Desa Cempereng sebesar Rp100 juta. 

Bupati Batang Wihaji dalam sambutannya mengatakan, pengelolaan keuangan sekarang berbeda dengan dulu. Kalau dulu permintaan bantuan bisa langsung diserahkan pada tahun yang sama, namun saat ini harus diajukan sejak setahun sebelumnya.

“Sekarang itu beda, segala sesatunya harus direncanakan setahun sebelumnya. Seperti bantuan masjid dan pembangunan talud ini, permohonanya sudah setahun yang lalu, dan baru tahun ini baru teralisasi,” ujar Bupati Wihaji.

Pada kesempatan itu, Bupati Wihaji juga mengungkapkan bahwa masa jabatannya pada periode ini tinggal 4O hari. Sisa waktu tersebut dimanfaatkannya untuk memohon maaf kepada masyarakat Kecamatan Kandeman.  

“Amanah sudah saya terima selama lima tahun, apabila ada pelayanan yang belum maksimal saya bersama Pak Wabup Suyono meminta maaf,” tandas Wihaji. (don)