Tugas di Afrika, Dua Polisi Batang Ikut Kenalkan Budaya Daerahnya

oleh -
KUNJUNGI - Dua anggota Polisi Polres Batang saat mengunjungi Bupati Batang Wihaji usai menyelesaikan tugas di Afrika Utara.

Sementara itu, Bripka Dody Handoko menyampaikan, dirinya bertugas di Sudan menjalankan amanat dari UUD 1945 untuk berkontribusi dalam perdamaian dunia, jadi Polri mempunyai satgas Garuda Bhayangkara. FPU 12 UNAMID yang berangkat tugas misi perdamaian di Sudan Afrika Utara.

“Tugas kami di sana untuk menjaga perdamaian, karena di Sudan ada konflik horizontal antar masyarakat. Jadi masalah antara warga asli Afrika dengan Afrika keturunan, tapi sekarang sudah tahap penutupan misi,” jelasnya.

Mereka juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusian seperti membangun atau merehab musala, kemudian patroli ke tempat pengungsian penduduk, drop air bersih untuk penduduk dan memberikan edukasi protokol kesehatan, karena disana Pandemi Covid-19 sangat merajalela.

“Kita pernah mengalami di situasi yang tegang pada saat di Golo diserang oleh pemberontak, karena mandatnya kita tidak boleh baku tembak, mengingat misinya perdamaian jadi hal yang kita lakukan adalah mundur atau menjauhinya,” ujar Bripka Dody.

Indonesia sendiri mendapat respon baik dan disebut dengan Tamam alias teman baik, karena Indonesia juga jadi negara pertama yang diminta datang pada 2008 dan sudah tertuang di mandat perjanjian internasional.