Azmi: Kaum Muda Stop Skeptis dengan Politik

oleh -
Ketua DPRD Kota Pekalongan, Moh Azmi Basyir

Azmi kurang setuju kalau peran-peran politik maupun sosial ada dikotomi tua atau muda. “Menurut saya yang paling penting adalah kompeten atau tidak kompeten. Terserah mau muda atau tua,” tuturnya semangat.

“Kalau muda kompeten, berikan kesempatan. Kalau muda tidak kompeten jangan harap bisa berperan,” lanjut Azmi berapi-api.

“Sebaliknya apabila tua kompeten, pasti akan dibutuhkan pengalaman dan ilmunya. Tapi kalau tua tidak kompeten pun tidak akan mendapat porsi,” tambahnya lagi.

Beberapa kelebihan kaum muda adalah bisa menjadi inisiator perubahan yang bisa memberikan energi baru dan pemikiran yang berbeda. Kaum muda juga memiliki konsep berpikir yang baik dan out of the box. “Out of the box artinya memberikan inovasi dan berani mencoba. Sekarang ini situasi serba sulit, perlu terobosan,” katanya lagi.

Menurutnya, jangan sampai regulasi menghambat perubahan. Pemimpin yang baik dapat menyesuaikan regulasi dengan perubahan. “Regulasi jangan membelenggu kalau untuk kepentingan perubahan masyarakat,” tutur suami dari Dania Lutfi Sungkar ini.

Terakhir Azmi mengajak kaum muda Kota Pekalongan agar mengambil peran partisipatoris dalam pemberdayaan masyarakat dengan berbagai macam bentuk dan aktivitasnya. Dia siap menjadi mediator pemikiran kaum muda yang beragam untuk kemajuan Kota Pekalongan ke depan. (sep)