Pentingnya Peran Aktif Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dalam Menangkal Paham Radikalisme

by

Pemalang – MF Nurhuda Y, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB menegaskan pemahaman tentang 4 Pilar Kebangsaan penting untuk terus di bumikan agar bisa meminimalisir paham radikal yang kian marak belakangan ini.

Kegiatan Sosialisai 4 Pilar Kebangsaan di Ulujami dihadiri oleh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat dilaksanakan pada tanggal 03 April 2022.

“Membumikan pemahaman 4 Pilar kebangsaan menjadi kunci untuk membendung paham radikalisme di Masyarakat. Seperti yang kita ketahui, bahwa belakangan ini penyebaran paham radikal di Indonesia sangat mengkhawatirkan,” ujar Nurhuda.

Lebih lanjut Nurhuda Menyampaikan data yang dirilis oleh Densus 88 memperlihatkan tren penyebaran radikalisme di Indonesia 2 tahun ini mengalami peningkatan. Walaupun kejadian teror di Indonesia menurun.

“Melihat data terbaru yang dirilis oleh Densus 88 ada tren naik terkait penyebaran radikalisme di Indonesia, tahun 2020 masyarakat yang terpapar paham radikalisme sebanyak 232 orang sedangkan tahun 2021 ada 271 masyarakat,” jelas Nurhuda.

Nurhuda berharap potensi berkembangnya paham radikalisme harus diantisipasi oleh semua pihak, tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai orang yang menjadi panutan diharapkan bisa aktif menangkal paham radikal.

“Kita tahu bahwa panutan masyarakat adalah Tokoh Agama maupun Tokoh Masyarakat setempat, Upaya menangkal paham radikal dengan melibatkan peran aktif tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat menjadi kunci menangkal paham radikalisme dimasyarakat,” bebernya.

Menutup acara, Nurhuda menyampaikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah menjadi final bentuk negara Indonesia. “Dengan demikian, jika ada kelompok maupun golongan yang mengotak-atik NKRI maka akan menjadi musuh kita bersama,” tegasnya. (red)