Mahasiswa Ujung Tombak Implementasi Moderasi Beragama di Kampus

by
WORKSHOP - Peserta Workshop Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2022 yang digelar Diktis Kemenag RI di Hotel Santika Pekalongan berfoto bersama dengan Rektor IAIN Pekalongan, Senin (28/3/2022) malam.

KOTA – Mahasiswa memegang posisi sangat penting sebagai ujung tombak implementasi moderasi beragama di kampusnya masing-masing, khususnya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Demikian disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag dalam sambutannya sekaligus membuka via Zoom Meeting acara Workshop Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2022 di Hotel Santika Pekalongan, Senin (28/3/2022) malam.

“Kampanye Moderasi Beragama lingkup Kemenag RI khususnya di perguruan tinggi keagamaan Islam, positioning mahasiswa adalah sebagai ujung tombak pada kampusnya masing-masing. Mahasiswa menjadi agen, duta serta influencer moderasi beragama,” katanya.

Prof Suyitno menuturkan, Kementerian Agama ditetapkan sebagai leading sektor implementasi penguatan Moderasi Beragama (MB) di Indonesia oleh Badan Perencanaan Nasional (BAPPENAS) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Begitu pentingnya program Moderasi Beragama ini sehingga visinya sama pentingnya dengan visi Kementerian agama itu sendiri. Oleh karena itu, Guru Besar UIN Raden Fatah ini mengatakan bahwa komitmen kebangsaan dan keumatan yang moderat harus terus dipupuk dan dikampanyekan.

Acara Workshop Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa PTKI ini diikuti oleh mahasiswa perwakilan dari 40 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Jawa, Bali dan NTB, terdiri dari 19 PTKIN dan 21 PTKIS. Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor IAIN Pekalongan Dr H Zaenal Mustaqim MAg dan Wakil Rektor III IAIN Pekalongan Dr H Muhlisin MAg.