Sekolah Harus Penuhi Indikator SRA

by
TANDATANGAN - Penandatanganan deklarasi SRA oleh Bunda PAUD Kota Pekalongan beserta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan dan guru TK Bakti Wanita Islam.

KOTA – Tahun 2022, semakin banyak satuan lembaga pendidikan di Kota Pekalongan maju mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak sebagai salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah Kota Pekalongan dalam mewujudkan kota layak anak. Kali ini Yayasan Pendidikan Bakti Wanita Islam Kota Pekalongan (YPBWIP) menyelenggarakan deklarasi gabungan sekolah ramah anak, Rabu (16/03/2022).

Deklarasi gabungan sekolah ramah anak tersebut dihadiri oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, Kepala Dinas Pendidikan kota Pekalongan, Zainul Hakim, Bunda PAUD kota Pekalongan, Inggit Soraya, kepala bidang PAUD dan PNF, Sherly Imanda Hidayah, kepala bidang pendidikan dan tenaga kependidikan, Ahmad Husni, ketua LP-PAR kota Pekalongan, Nur Agustina, tenaga pendidik serta pengurus yayasan pendidikan bakti wanita islam kota Pekalongan, serta tamu undangan lainnya.

Bunda PAUD kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan saat ini semakin banyak satuan lembaga pendidikan yang mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak. Tentunya, hal tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat baik guru pendidik dan komite sekolah untuk meningkatkan kualitas sesuai dengan indikator sekolah ramah anak.

Inggit mengatakan, pada sekolah ramah anak, seluruh anak didik dapat lebih diperhatikan baik pendidikan, kesehatan, keamanan, keamanan, kebersihan, dan lain sebagainya. Inggit menambahkan, tenaga pendidik dapat memberikan motivasi pembelajaran yang menarik kepada anak usia dini.

“Deklarasi sekolah ramah anak harapannya dapat menjadi motivasi dan semangat untuk guru pendidik dan meningkatkan kualitas dari PAUD ini sendiri karena di sekolah ramah anak ini memang ada beberapa indikator yang artinya anak-anak ini harus mendapatkan perhatian pendidikan yang baik kesehatan, lalu keamanan, sekolah ini harus aman dan bersih,” ujar Inggit.

Lebih lanjut Inggit menghimbau kepada semua satuan lembaga pendidikan di kota Pekalongan untuk dapat menyiapkan diri menjadi sekolah ramah anak dengan menyiapkan seluruh indikator sekolah ramah anak.

Sementara itu, perwakilan yayasan pendidikan bakti wanita islam kota Pekalongan , Ninik Wahyudi menyebutkan kegiatan deklarasi ini sekaligus menggabungkan 2 Kelompok Bermain dan 4 Taman Kanak-Kanak di lingkungan YPBWIP. Ia berharap melalui kegiatan deklarasi penggabungan sekolah ramah anak ini agar masyarakat mengetahui bahwa lembaganya sudah layak menjadi sekolah ramah anak dimana anak merasa aman dan nyaman untuk belajar memastikan tidak ada diskriminasi pada anak dan terjaminnya pemenuhan hak anak pada lembaga pendidikan tersebut.(mal)