Disdag Pastikan Stok Kepokmas Aman

by
JUALI BELI - Proses jual beli di Pasar Induk Kabupaten Batang.

*Jelang Puasa, Harga Komoditas Mulai Naik

BATANG – Sudah menjadi hal lumrah, menjelang Bulan Suci Ramadan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan harga. Seperti di antaranya minyak goreng dan daging sapi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang, Endang Rahmawati mengatakan, belum lama ini pihaknya telah melakukan sidak ketersediaan Kepokmas di tiga pasar besar di Kabupaten Batang, yakni Pasar Batang, Limpung, dan Bandar.

Berdasarkan pengamatan, ia mengakui ada tanda-tanda kenaikan harga Kepokmas di pasar tradisional. “Utamanya itu memang minyak goreng yang masih mengalami kenaikan, walaupun Pemerintah Pusat sudah mencanangkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Nyatanya harganya belum bisa standar, yakni Rp18 ribu sampai Rp20 ribu per liter untuk kemasan premium,” jelasnya.

Kenaikan harga Rp1.000 juga terjadi pada kedelai sebagai bahan baku utama tempe dan tahu, yang menjadi Rp12.000 per kilogram. “Kami menyarankan agar para produsen untuk mengurangi ukuran, agar tidak terlalu merugi. Namun masyarakat tidak perlu khawatir karena stok sangat mencukupi yakni 26,7 ton kedelai,” ungkapnya.

Kepokmas lain yang mengalami kenaikan yakni telur ayam ras sebesar Rp25 ribu per kilogram dan di Kabupaten Batang jumlahnya masih mencukupi, karena termasuk sentra penghasil telur.