Vaksin Covid-19 Hampir Kedaluwarsa

by
RAKOR COVID: Sekda M Yulian Akbar bersama unsur Forkompinda dan OPD terkait ikuti rakor penanganan Covid nasional secara virtual di RR Bupati.

**Waktu Vaksinasi Perlu Dipercepat

KAJEN – Vaksin Covid-19 di Jawa Tengah dan sejumlah provinsi lainnya di Jawa – Bali akan segera kedaluwarsa. Oleh karena itu, perlu percepatan vaksinasi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, untuk menghindari vaksin kedaluwarsa.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Covid-19 secara daring, Minggu (13/3/2022). Rakor diikuti sejumlah menteri terkait, kapolda, pangdam, gubernur, bupati/walikota se-Jawa Bali.

Sekda Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, mengikuti rapat tersebut dari Ruang Rapat Bupati Pekalongan bersama unsur Forkompinda, serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Menkes dalam rakor tersebut mengatakan, vaksinasi dosis 2 dan vaksinasi lansia menjadi prioritas agar bisa melindungi dari hospitalisasi dan kematian. “Perlu dikomunikasikan ke publik, agar tidak memilih-milih jenis vaksin. Vaksin terbaik adalah yang paling cepat kita dapatkan,” imbuhnya.
Dalam simpulannya, Budi Gunadi Sadikin menyatakan, secara keseluruhan, tren kasus Covid-19 di Jawa-Bali konsisten menurun. “Terjadi kenaikan positivity rate pasca diberlakukannya syarat perjalanan dalam negeri tanpa tes bagi yang sudah divaksinasi lengkap,” terang Menkes.

Simpulan lainnya yaitu, Bed Occupancy Rate (BOS) atau persentase pemakaian tempat tidur di rumah sakit masih terkendali. “Namun kabupaten/kota dengan BOR tinggi (Bandung Barat, Cimahi , Gunung Kidul) perlu menambah kapasitas RS (termasuk ICU) dan mengarahkan pasien tanpa gejala dan asimtomatik perlu diarahkan agar isolasi di rumah atau terpusat dan tidak dirawat di rumah sakit,” terang Budi Gunadi Sadikin.