Digelar Offline, PTS Terapkan Prokes Ketat

oleh -
Ujian - Pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) di SDN 01 Tulis dilaksanakan secara shift untuk mencegah kerumunan.

BATANG – Awal Maret ini, ribuan pelajar SD sederajat di Kabupaten Batang menjalankan penilaian tengah semester (PTS). Pelaksanaan PTS pun dilaksanakan dengan menerapkan PTM 100 persen terbatas, di mana turut diberlakukan sistem shifting untuk sekolah dengan rombel besar.

“Kami dari Disdikbud Batang sudah mendapatkan izin dari Bapak Bupati untuk melaksanakan PTS dengan tatap muka terbatas 100 persen. Tapi untuk sekolah dengan rombel lebih dari 14 anak per kelas, maka nantinya dibagi dengan sistem shift untuk mencegah kerumunan,” ujar Kabid SD, Yulianto saat diwawancarai Radar, Selasa (1/3/2021).

Dijelaskan, PTS di tingkat SD sederajat digelar mulai tanggal 1 sampai 9 Maret 2022. PTS pun dilaksanakan dengan prokes ketat dan pelaksanaan shifting untuk rombel besar. “Setelah PTS selesai, nantinya akan kembali PTM Terbatas 50 persen. Atau menyusul jika ada instruksi terbaru mengikuti pelaksanaan PPKM di Batang,” pungkasnya.

Ia berharap pelaksanaan PTS dengan sistem tatap muka terbatas ini bisa menjadikan anak lebih sportif. Lantaran anak mengerjakan PTS secara langsung dengan diawasi guru.

Pelaksanaan PTS dengan prokes ketat ini turut dilaksanakan di SDN 01 Tulis. Pihaknya juga melaksanakan sistem shift untuk mencegah kerumunan kelas besar.

“Untuk beberapa kelas ada yang kami laksanakan secara shift. Ada juga yang kami bagi dalam dua ruangan. Karena kebetulan kami ada kelebihan ruang kosong. Sehingga kami manfaatkan,” ujar Kepala SDN 01 Tulis, Dwi Narni.

Pihaknya juga mendukung pelaksanaan PTS dengan metode PTM Terbatas 100 persen. Selain lebih sportif, anak-anak juga sudah terbiasa disiplin menerapkan prokes. “Alhamdulillah anak-anak sudah disiplin prokes. Sehingga mereka sudah terbiasa. Pelaksanaan PTS secara tatap muka ini juga lebih suportif. Sehingga dapat memacu anak untuk lebih rajin belajar untuk persiapan ujian,” pungkasnya. (nov)