Wajib PAUD Pra SD

by -
DENGARKAN - Para peserta mendengarkan dengan antusias materi dari narasumber.

Selaku kepala Paud dan PNF, Sherly menuturkan tujuan sosialisasi kali ini yakni untuk memasyarakatkan perwal wajib paud pra SD, mendorong masyarakat sekitar untuk mendukung aturan tersebut serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini.

“Harapannya dengan gencar sosialisasi ini, masyarakat lebih tahu peraturan wajib paud pra SD dan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini,” ujar Sherly.

Sementara itu, Musfirotun menghimbau orang tua anak usia dini untuk mendaftarkan sang anak ke lembaga paud dan bagi MI diharapkan tidak abai dan lebih jeli dalam menyeleksi calon peserta didik serta menjadikan ijazah TK sebagai salah satu syarat untuk masuk ke MI. Usai sosialisasi, pihaknya akan memantau pelaksanaan penerimaan calon peserta didik pada tahun ajaran baru. “Setelah ini, rencananya pada pendaftaran siswa baru, pimpinan Aisyiyah majelis dikdasmen akan mengecek ke sekolah-sekolah,” terangnya.

Disampaikan Musfirotun, peserta sosialisasi terdiri dari kepala kelurahan yang di wilayahnya terdapat lembaga pendidikan Paud Aisyiyah dan TK Aba, ketua dan pengelola ranting Aisyiyah se-kota Pekalongan, Kepala SD Muhammadiyah Kramatsari, Noyontaan, Kandang Panjang, Bendan serta SD Aisyiyah.

Tri Puji Hartati menambahkan pihaknya akan berupaya serta berkomitmen menyukseskan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kota Pekalongan dalam pelayanan pendidikan terhadap anak untuk melahirkan anak-anak yang berprestasi melalui wajib Paud 1 tahun pra SD. (mal)