Masyarakat Sekitar Alur Sungai Diminta Waspada

oleh -
Ulul Azmi, Kalak BPBD Batang

*Material Longsor Terbawa Arus Sungai Belo

BATANG – Ramai di media sosial, masyarakat mengunggah video sejumlah sungai di wilayah Batang atas mengalir sangat deras, dan berwarna cokelat, seperti membawa material lumpur sisa longsoran. Potensi banjir bandang pun patut diwaspadai.

Oleh karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang kembali mengingatkan, agar masyarakat di wilayah atas yang bermukim di pinggiran aliran sungai untuk tetap waspada.

“Terlebih, aliran sungai yang hulunya berasal dari Sungai Belo. Sebab, tanggal 14 Februari kemarin, material longsor Bukit Siglagah, Desa Pranten, Kecamatan Bawang terbawa arus Sungai Belo saat terjadi hujan lebat,” ujar Kalak BPBD Batang, Ulul Azmi, Kamis (17/2/2022).

Ulul mengatakan, jika terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Deles, maka material tanah longsoran Bukit Siglagah masih akan terus terbawa arus Sungai Belo, dan hal itu menjadi ancaman berbahaya bagi masyarakat.

“Adapun kecamatan yang dilalui aliran Sungai Belo, yakni Kecamatan Bawang, Kecamatan Tersono, Kecamatan Banyuputih, dan Kecamatan Gringsing. Jadi jika terjadi luapan sungai berwarna kecoklatan di wilayah Bandar dan lainnya, itu bukan berasal dari material longsor Bukit Siglagah,” katanya.

Ulul mengatakan, bahwa pihaknya juga sudah membuat peringatan secara tertulis melalui surat edaran melalui pemerintah desa maupun camat, agar masyarakat sekitar aliran sungai untuk selalu waspada. Terutama pada saat hujan mengguyur di daerah atas.