Satu Warga Luka, 32 Bangunan Rusak

by -
TINJAU LOKASI - Bupati Kendal, Dico M Ganinduto meninjau lokasi bencana di Desa Ngbean yang puluhan rumah warga prak poranda akibat diterjang angin puting beliung.

Sementara itu, Kepala Desa Ngabean, Anom Tri S mengatakan, sebanyak 32 bangunan yang terdampak bencana mengalami rusak ringan hingga berat. Dua rumah di Dusun Kalikatok menjadi palin parah yang terdampak. Pihaknya terus mendata korban-korban yang dimungkinkan masih bisa bertambah. Pihak desa juga mengerahkan masyarakat sekitar untuk membantu melakukan kerjabakti membersihkan dampak bencana. “Kemarin memang hujan deras disertai angin kencang. Data terkini, enam dusun yang terdampak, kalau total dusun di Desa Ngabean ada sembilan,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kendal, Sigit Sulityo menambahkan, satu korban perempuan saat ini masih dilakukan perawatan intensif di Rumah Sakit Elisabeth Semarang. Kerja bakti dilakukan tim BPBD, TNI, Polri, dan forum relawan dengan melakukan pembersihan dan evakuasi batang pohon yang tumbang di beberapa lokasi. Baik bangunan yang mengalami rusak ringan, sedang hingga rusak parah. “Kerjabakti dilakukan sejak kemarin malam. Hari ini kami berikan bantuan logistik kepada keluarga yang terdampak bencana,” katanya.

Hujan dan angin kencang juga berdampak sejumlah bangunan dan fasilitas umum di Desa Karangmanggis dan Campurejo Kecamatan Boja. Tapi, kondisinya hanya mengalami rusak ringan saja tanpa ada korban jiwa atau korban luka. “Masyarakat dihimbau tetap waspada dan bersiap sedini mungkin untuk mengantisipasi jika terjadi bencana,karena cuaca saat ini ekstrem,” pintanya.

Sementara Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat meninjau lokasi Desa Ngabean meminta masyarakat sekitar tetap mewaspadai potensi bencana susulan. Terlebih, masih banyak pohon besar di desa tersebut.

Terkait dampak kerusakan pada rumah warga, Bupati Dico juga memastikan akan memperbaikinya. Perbaikan itu akan ditanggung bersama oleh BPBD bersama Baznas Kendal. “BPBD dan Baznas Kendal untuk memprioritaskan penanganan rumah yang mengalami kerusakan berat agar bisa segera ditempati kembali,” ujarnya. (lid)