Vaksinasi Anak Usia 6-11 di Kota Santri Capai 66 Ribu

by

Binda Jateng Terus Ikut Kejar Capaian

Guna mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Vaksinasi anak usia 6 -11 tahun terus digencarkan. Adapun dari sebanyak 74.230 pelajar tercatat sudah ada 66.412 anak menjalani vaksinasi. Untuk mengejar capaian vaksinasi Badan Intelejen Negara (Binda) Jateng melakukan vaksinasi tahap 2 di SDN Sidomukti 1 Kecamatan Karangaganyar, Selasa (15/02/2022).

Dalam percepatan vaksinasi tahap 2, SDN 01 dan 02 Sidomukti, serta anak TK digabung menjadi 1. Untuk tenaga kesehatan oleh Puskesmas Karanganyar. Vaksinasi disaksikan langsung Kepala Pos Daerah (Kaposda) BIN Kabupaten Pekalongan, Bambang Purwadi, Kepala Pos Daerah (Kaposda) BIN Kabupaten Slawi, Ramdani, serta Kasi Kurikukulum Penilaian dan Kelembagaan Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Winaryo.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Winaryo menyatakan bahwa murid kelas 1 – 6 di Kabupaten Pekalongan 74.230, sedangkan yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 66.412 sehingga capaiannya cukup tinggi, sekitar 89,47 persen.

Sedangkan dosis 2, karena masih berjalan hingga sekarang capaiannya sekitar 60 persen.

“Mudah mudahan dengan adanya vaksinasi yang digelar Binda Jateng bisa meningkatkan capaian untuk anak anak, ” terangnya.

Selama ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan sudah memberikan surat edaran ke sekolah sekolah supaya mengikuti kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Khususnya di daerahnya, target pelaksanaan vaksinasi hingga akhir bulan Pebruari.

“Mudah mudahan dengan vaksinasi kedua ini dapat menambah kekebalan tubuh siswa sehingga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berjalan lancar tanpa ada halangan,” harapnya.

Kepala SDN 1 Sidomukti, Karanganyar, Taufik menjelaskan jumlah pelajar yang divaksin merupakan gabungan siswa dari sekolahannya dan dan SDN 2 Sidomukti, Karanganyar serta TK di sekitar lokasi kegiatan. Sebelumnya para plajar ini sudah menjalani vaksinasi dosis 1 sehigga dengan ikut vaksinasi dosis 2, kesehatan anak didiknya akan semakin sehat.

”Terimakasih kepada Bapak Presiden dan Kepala BIN Pusat yang telah menyelenggarakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di sekolah sekolah,” kata dia.

Sementara Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto menambahkan Binda Jawa Tengah terus lakukan vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan masyarakat di 11 Kabupaten/Kota Prov Jateng dengan target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 18.000 dosis.

Meliputi Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Kebumen, Wonogiri, Boyolali, Kudus, Kabupaten/ Kota Pekalongan, Pemalang.

Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak / pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun. Sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

“Binda Jateng dalam kesempatan ini, mendirikan 12 sentra vaksinasi di kabupaten/kota. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun meliputi, Banyumas, Banjarnegara, Magelang, Kebumen, Wonogiri, Boyolali, Kudus dan Pekalongan dengan target 10.000 dosis, “katanya.

Selain itu vaksinasi Booster dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara, Pemalang 1.300 Orang, serta vaksinasi DTD dengan target 6.700 orang di Wonosobo, Boyolali, Kudus, Kabupaten/ Kota Pekalongan.

Meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.(yon)