Terdakwa Kasus Pembunuhan Sekretaris Gudang Ikan Sanggah BAP

by -
PERSIDANGAN - Proses persidangan ke 10 kasus pembunuhan Penta Febrilia di Pengadilan Negeri Batang, yang menghadirkan lima orang saksi dari unsur kepolisian.

*Menolak Mengakui sebagai Pembunuh
*Mengaku Sempat Dapat Kekerasan

BATANG – Sidang perkara kasus pembunuhan sekretaris gudang pengolahan ikan (Filet), Penta Febrilia, menunjukkan babak baru yang menarik. Pasalnya, dalam fakta persidangan terdakwa menyanggah keterangan yang pernah diberikan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Hal itu terungkap saat sidang dengan agenda menghadirkan lima saksi, Senin (7/2/2022), di Pengadilan Negeri Batang. Satu di antara saksi adalah anggota penyidik dari Polres Batang.

Sidang perkara pembunuhan yang diduga dilakukan oleh sang mantan tunangan korban itu, yakni SSU (24) agaknya berjalan cukup lama. Sebab, pada sidang peradilan, terdakwa SSU berbalik, memberikan keterangan tidak mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pembuhan keji itu.

“Ya tadi kami hadirkan juga para anggota kepolisian dari Polres Batang sebagai saksi verbalisan, karena terdakwa ini tidak mengakui perbuatannya dan tidak mengakui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepolisian,” ujar Jaksa Penuntut Umum Kejari Batang, Dedy Riyanto.

Diketahui, saksi verbalisan atau disebut juga dengan saksi penyidik adalah seorang penyidik yang kemudian menjadi saksi atas suatu perkara pidana karena terdakwa menyatakan bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) telah dibuat di bawah tekanan atau paksaan.