1779 Rumah Terdampak Banjir

by
SALURKAN BANTUAN - Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria salurkan bantuan ke korban banjir di Sragi, kemarin.

SRAGI – Sedikitnya 1779 rumah di Kabupaten Pekalongan terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu (5/2/2022). Ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 60 cm.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, kemarin, mengatakan, banjir mengakibatkan 1779 rumah terdampak, dengan 1940 KK (8062 jiwa).

Banjir terjadi di Desa Purwodadi Kecamatan Sragi, terdampak 300 rumah, 300 KK, 1500 jiwa, Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi terdampak 372 rumah, 372 KK, 1588 jiwa, dan Desa Bulakpelem Kecamatan Sragi terdampak 150 rumah, 150 KK, 626 jiwa.

Banjir juga melanda Desa Pacar Kecamatan Tirto terdampak 227 rumah, 318 KK, 954 jiwa, Desa Pandanarum Kecamatan Tirto terdampak 15 rumah, 20 KK, 55 jiwa, Desa Samborejo Kecamatan Tirto terdampak 60 rumah, 70 KK, 210 jiwa, Desa Karangjompo Kecamatan Tirto terdampak 420 rumah, 420 KK, 1900 jiwa, Desa Tegaldowo Kecamatan Tirto terdampak 215 rumah, 265 KK, 1105 jiwa, dan Desa Tanjung Kecamatan Tirto terdampak 20 rumah, 25 KK, 125 jiwa.

“Untuk pengungsi ada di SD Purwodadi Sragi 261 orang, Masjid Purwodadi Sragi ada 286 orang, dan MI Purwodadi Sragi ada 97 orang,” terang dia.

Menurutnya, Jembatan Glotak di Desa Blimbingwuluh Kecamatan Siwalan juga putus dihajar banjir.

“Kita melakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI, Polri, DPU, kecamatan, desa, dan relawan untuk asesment lokasi banjir. Kita juga menyiapkan tim evakuasi di lokasi banjir, dan memberikan bantuan logistik ke masyarakat terdampak dan dapur umum di desa,” terang Budi.