Ditahan, Pengacara Praperadilkan Polisi

by -
KONFERENSI PERS - Kapolres Batang, AKBP M Irwan Susanto bersama Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat konrenesi pers kasus pemerasan yang diduga dilakukan seorang pengacara.

**Pelaku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Anggota Polisi

BATANG – Seorang oknum pengacara berinisial IP, warga Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, dibekuk karena diduga terbukti melakukan praktik pemerasan pada anggota Kepolisian Resor Batang.

Hal itu terungkap dalam Press Release yang digelar Kamis (3/2/2022) oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah di halaman Kepolisian Resor Batang.

Kepala Kepolisian Resor Batang, AKBP M Irwan Susanto mengatakan, bahwa tersangka terbukti melakukan pemerasan terhadap anggota Kepolisian Resor Batang yang menangani kasus sengketa tanah Desa Juragan, Kecamatan Kandeman pada Bulan Oktober 2021.

Adapun, tersangka saat ini menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan di ruang tahanan Mapolres Batang untuk kepentingan proses penyidikan.

“Yang bersangkutan diamankan Tim Buser Satreskrim Polres Batang beberapa hari lalu. Tersangka dibekuk karena telah melakukan penipuan dan pemerasan kepada warga sipil dan juga anggota kepolisian,” katanya.

Diceritakan dia, kasus bermula saat tersangka IP ditunjuk oleh seseorang untuk menjadi kuasa hukum untuk menangani kasus sengketa tanah di Desa Juragan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang pada Oktober tahun lalu. Namun dalam perjalananya, klien dan terlapor dimediasi oleh pihak kepolisian hingga berakhir damai.

Tak terima dengan langkah pihak kepolisian yang mendamaikan para pihak atau restorasi justice, maka pengacara IP kemudian melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Batang dengan mempra peradilkan institusi kepolisian.

Tersangka yang kalap, diduga telah melakukan fitnah kepada anggota Polres Batang berinisial BS. Ia menuduh BS menerima suap sebesar Rp 50 juta dari proses perdamaian tersebut.