Awas Ancaman Angin Kencang

by
BERSIHKAN POHON TUMBANG - Tim gabungan saat bersihkan pohon tumbang yang melintang di jalur Karanganyar - Lebakbarang di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar.

**Jalur Pegunungan Rawan Pohon Tumbang

KESESI – Puncak musim hujan diprediksi akan terjadi hingga Februari 2022. Selain ancaman longsor dan banjir, potensi bencana angin kencang pun perlu diwaspadai. Masyarakat yang melintasi jalur pegunungan harus hati-hati dengan ancaman pohon tumbang. Demikian pula waspadai ancaman pohon peneduh jalan yang rawan roboh saat hujan turun.

Akibat dihajar angin kencang, sedikitnya 10 rumah di Kabupaten Pekalongan rusak. Yakni delapan rumah di Dukuh Kemukus, Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi, dan dua rumah di Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, kemarin, mengatakan, hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Pekalongan pada Selasa (25/1/2022), mengakibatkan bencana longsor, angin, dan pohon tumbang di beberapa titik.

Disebutkan, pohon tumbang dan longsor terjadi di Jalan Raya Karanganyar – Lebakbarang. “Satu jembatan putus di jalan Karanganyar – Lebakbarang, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan,” terang dia.

Disebutkan, bencana angin kencang mengakibatkan dua rumah di Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran, rusak. Selain itu, sedikitnya delapan rumah di Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi, juga rusak akibat dihajar angin kencang. Pohon tumbang menimpa angkutan pedesaan juga terjadi di Jalan Raya Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar.

“Tim gabungan melakukan assessment dan pembersihan pohon yang melintang di jalan Karanganyar – Lebakbarang. Namun setelah akses terbuka ternyata ada longsoran besar yang mengakibatkan jembatan putus di Lebakbarang. Tim gabungan sudah membersihkan material longsor dan pohon tumbang. Akses jalan bisa dilalui hanya untuk sepeda motor,” terang dia.