37.000 RTLH Masih jadi PR Pemkab Kendal

oleh -
SILATURAHMI - Bupati Kendal Dico Ganinduto saat bersilaturahmi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kendal.

*PAD Rendah, Penanganan Butuh Waktu Panjang

KENDAL – Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kendal mencapai angka 37.000 unit. Dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal yang masih rendah, maka tidak mudah untuk menyelesaikannya dengan jangka waktu yang relatif cepat.

“Sehingga ini menjadi pekerjaan rumah yang besar,” kata Bupati Kendal, Dico Ganinduto saat bersilaturahmi dengan jajaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) setempat, Selasa (25/122).

Menurut Dico, seandainya PAD Kabupaten Kendal bisa mencapai Rp 3 triliun, maka pekerjaan yang besar itu optimis dapat diselesaikan dalam jangka waktu satu tahun. “PAD masih kecil dan saya sudah memikirkan untuk dapat menaikan PAD yang signifikan sepanjang memimpin Kendal,” ungkapnya.

Menurut Dico, jika satu RTLH dianggarkan sebesar Rp 20 juta, maka anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp900 miliar. Karena jumlahnya yang besar, maka bantuan dari masyarakat sangat diperlukan agar terbangun rasa saling membantu.
“Kami pastikan akan ada pengurangan yang cukup besar selama saya memimpin hingga tahun 2024 mendatang,” tukasnya.

sementara itu, Kepala Disperkim Kendal, Noor Fauzi mengatakan, penurunan angka RLTH setiap tahun bervariasi atau tidak konstan.Terbanyak tahun 2019 dengan 3.000 RTLH terselesaikan dan tahun 2021 ada 1.000 RTLH juga dibenahi.
“Banyak pihak sudah membantu dalam penyelesaian RTLH ini, kami akan gunakan skala prioritas dalam pengurangan angkanya,” ucapnya. (lid)