Dindik Imbau Sekolah Disiplin Prokes Saat PTM 100%

by
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim.

KOTA – Dinas Pendidikan Kota Pekalongan telah menerbitkan surat edaran kepada satuan pendidikan terkait penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen mengacu kepada kebijakan dari pemerintah pusat baik instruksi kementerian dalam negeri, SKB empat menteri, dan instruksi Wali Kota Pekalongan.

Kepala Dinas Pendidikan, Zainul Hakim menjelaskan, PTM 100% sudah dilakukan sejak 10 Januari 2022 di sejumlah sekolah di Kota Pekalongan dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang disiplin dan juga perlu memperhatikan sarana dan prasarana yang memadai dan kapasitas ruang kelas.

“Secara teknis, terkait kapasitas ruang kelas masing-masing sekolah pasti berbeda tetapi kita terapkan social distancing, jika kelas tidak luas bisa menggunakan metode shift dengan mengatur waktu KBM. Intinya kita harus tetap jaga protokol kesehatan,” terangnya.

Zainul mengatakan, terkait kriteria vaksinasi dalam menyiapkan PTM 100 persen baik tenaga pendidik, ASN maupun pekerja di lingkungan satuan pendidikan, sudah melampaui target. Saat ini, vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga terus digenjot. Dengan capaian vaksin yang semakin meningkat diharapkan mampu mendukung kelancaran target PTM 100% di seluruh satuan jenjang pendidikan pada februari 2022 dapat terwujud.

Zainul mengimbau kepada orang tua siswa untuk tetap memantau kesiapan anak saat akan mengikuti KBM di sekolah, “Imbauan untuk orang tua dan anak didik di setiap sekolah sudah ada batas mengantar kemudian diusahakan anak-anak kita yang berangkat sekolah itu sudah dibekali dengan makan dan minuman dari rumah sehingga pada jam istirahat tidak perlu keluar kelas atau keluar sekolah untuk menghindari kerumunan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Sekretaris Dinas Pendidikan, Mabruri menegaskan, kepada seluruh satuan pendidikan dalam menyelenggarakan PTM 100% agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga orang tua tidak ragu untuk mengizinkan anaknya mengikuti KBM di sekolah.

“Untuk seluruh satuan pendidikan jangan kendor menerapkan prokes pada PTM 100% ini. Yakinkan kepada orang tua bahwa PTM 100% ini aman,” tegas Mabruri.(nul)