Masih Pukul 09.30 WIB, Puskesmas Karangdadap Tolak Pendaftaran Pasien

by

Hari Jumat-Sabtu Jam Pelayanan Pendaftaran sampai 10.00 WIB, Baru Dilayani setelah Mengadu ke Kepala Puskesmas

Salah seorang Petugas pendaftaran Puskesmas Karangdadap menolak pasien yang akan mendaftar, padahal masih masuk jam Pelayanan pendaftaran yang akan tutup pukul 10.00 WIB, Jumat (21/1/2022).

Salah seorang warga di Kecamatan Karangdadap, Silvi (32) bersama dengan anaknya batita datang ke Puskesmas Karangdadap berencana mendaftar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Karangdadap tetapi ditolak dengan alasan pendaftaran sudah tutup.

Padahal tertera jadwal yang dipasang disalah satu sudut ruangan pendaftaran yakni hari Senin-Kamis mulai pukul 07.30 WIB – 11.00 WIB dan Jumat-Sabtu mulai pukul 07.30 WIB – 10.00 WIB.

“Saya kecewa dengan pelayanan pendaftaran Puskesmas Karangdadap karena jam kerjanya tidak sesuai padahal saya datang pukul 09.30 WIB, akhirnya suami saya meminta ijin untuk bertemu dengan Kepala Puskesmas untuk menanyakan jadwal pendaftaran dan jadwal pelayanan di Puskesmas Karangdadap,” ucapnya.

Sewaktu suami dari ibu Silvi menemui kepala puskesmas, ada seorang petugas lain yang bertanya kepada ibu Silvi.

Petugas bertanya “Mbak, njenengan mau apa?,” Kemudian dijawab untuk mau periksa ke puskesmas tetapi petugas pendataran bilang sudah tutup padahal belum pukul 10.00 WIB. Kemudian petugas bertanya lagi “Trus, Tasek nopo teng mriki?” Kemudian dijawab lagi nunggu suami lagi diatas bertemu dengan kepala puskesmas.

Setelah itu, Suami ibu Silvi turun dan menanyakan ke petugas pendaftaran bahwa apakah masih bisa mendaftar karena setelah menerima penjelasan dari kepala puskesmas bahwa pelayanan pendaftaran tutup pukul 10.00 WIB baru petugas tersebut mempersilahkan untuk mendaftar.

“Sebenarnya miris jika melihat pelayanan kesehatan seperti ini, tidak menerapkan jadwal sebagaimana mestinya. Baru dilayani setelah mengadu ke kepala puskesmas, padahal ada juga ibu-ibu tua yang datang setelah saya sebelum jam 10 akan mendaftar tetapi ditolak, akhirnya pulang dan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Silvi.

Setelah ibu silvi memasuki ruangan pemeriksaan, selang beberapa menit petugas yang tadi bertanya kepada ibu silvi datang dan masuk ke ruang pemeriksaan. Disana petugas tersebut berbicara dengan ibu Silvi tetapi bahasanya kurang ramah.

“Sewaktu saya diperiksa dokter, tiba-tiba datang petugas yang tadi bertanya kepada saya, dia menceramahi saya tetapi nadanya kurang ramah, seakan-akan saya seperti dimarahi,” tukasnya.

Ibu Silvi berharap agar petugas di Puskesmas Karangdadap lebih ramah dan baik lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Dan bisa menerapkan jadwal pelayanan sebagai mana peraturan yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karangdadap M. Asmuni saat dikonfirmasi menerangkan bahwa pelayanan pendaftaran pasien mulai hari Senin-Kamis mulai pukul 07.30 WIB – 11.00 WIB dan Jumat-Sabtu mulai pukul 07.30 WIB – 10.00 WIB.

“Saat ini karena masih dalam pandemi, pendaftaran memang dibatasi tiap harinya sampai 80 pendaftar,” jelasnya.

Tetapi jika ada masyarakat yang sudah datang ke puskesmas melebihi jadwal tetapi masih batas wajar misal telat 5 sampai 10 menit tetap akan dilayani.

“Kasihan jika sudah jauh-jauh datang ke puskesmas tetapi tidak dilayani. Tapi kemudian akan kami edukasi agar datang lebih awal lagi,” pungkasnya.

Terkait dengan salah seorang petugas yang tidak menerapkan jadwal pelayanan tidak sesuai semestinya serta pelayanan yang kurang ramah. Asmuni akan memberikan teguran dan dibina agar bisa melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal yang berlaku dan sopan serta ramah dalam melayani pasien.

“Nantinya petugas yang tidak melaksanan pekerjaannya tidak sesuai jadwal yang berlaku akan kami tegur dan kami bina. Juga diharapkan agar para petugas di puskesmas kami bisa memberikan pelayanan yang baik, sopan dan ramah kepada pasien. Karena kita itu pelayanan publik khususnya bidang kesehatan yang melayani masyarakat, maka sudah semestinya agar masyarakat yang kita layani merasa nyaman dan senang periksa di Puskesmas Karangdadap,” tandasnya.

Keesokan harinya, Sabtu (22/1/2022) Kepala Puskesmas Karangdadap M. Asmuni memberitahukan kepada pihak Radar Pekalongan bahwa dilakukan rapat khusus tindak lanjut keluhan masyarakat dengan hasil untuk hari Jumat jadwal pendaftaran mulai pukul 07.30 WIB – 09.30 WIB dengan catatan pasien yang sudah datang tetap akan dilayani. Jadwal baru tersebut merupakan hasil rapat Tim Mutu Puskesmas Karangdadap dimasa pandemi untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Iya, ternyata ada jadwal baru hasil dari tim mutu puskesmas karangdadap, tetapi hasil tersebut memang belum dibuat saat ada keluhan dari masyarakat dan yang ada masih jadwal yang lama yang berada di dekat lokasi pendaftaran, Nanti hasil rapat tersebut akan dibuat dan ditempel di tempat penyimpanan,” jelasnya.

Kemudian M. Asmuni juga menyampaikan mulai saat ini bagi pasien yang akan periksa untuk menunjukan kartu vaksin atau scan barcode peduli lindungi yang ditempel di pintu masuk puskesmas karangdadap serta menerapkan prokes ketat. Juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan di Puskesmas Karangdadap.

“Atas kejadian tersebut, saya minta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami dan kedepan akan kami tingkatkan agar lebh baik lagi,” ucapnya.

Sebagai perbandingan, Tim Radar Pekalongan menghubungi salah satu Kepala Puskesmas lain di Wilayah Kabupaten Pekalongan yakni Puskesmas Kesesi 1 dr. Ryan Ardana Putra dan menanyakan bagaimana jadwal pendaftaran pelayanan kesehatan di Puskesmas Kesesi 1 untuk hari Jumat-Sabtu.

Berikut jawaban dari dr. Ryan “Untuk pelayanan di Hari Jumat-Sabtu Pendaftaran buka 07.30 WIB dan selesai pukul 10.00 WIB serta pelayanan sampai pukul 11.00 WIB, diatas jam 12 masuk UGD rawat 24 jam,” terangnya melalui balasan chat via pesan singkat WhatsApp.

Tanggapan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan Terkait Pelayanan Kesehatan

Fatkhiana Dewi, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB Fatkhiana Dewi sangat menyayangkan kejadian tersebut. Seharusnya pelayanan kesehatan baik itu di Puskesmas maupun di RSUD harus memberikan pelayanan yang baik.

“Orang datang ke puskesmas itu kan mau periksa atau berobat, Harusnya dilayani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Terkait sudah datang setelah lewat jam pendaftaran, tetap harus dilayani sambil diedukasi agar datang lebih awal. Apalagi ini datang pukul 09.30 sebelum jam pendaftaran berakhir, harusnya bisa daftar donk dan jangan menolak pasien yang mau mendaftar,” menurutnya.

Perbaikan pelayanan kesehatan ini harus bisa ditingkatkan karena berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Petugas yang bekerja dibidang kesehatan tentu harus punya niat ikhlas untuk menolong, juga harus memperhatikan sikap serta keramahan dalam melayani pasien. Apalagi orang yang berprofesi dibidang kesehatan sudah disumpah untuk melayani kesehatan orang atau pasien dengan sebaik-baiknya. Mari kita harus sepakat untuk menjadikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pekalongan agar nyaman dan menyenangkan,” tegasnya.