5.000-an Lansia Penuhi Syarat Terima Vaksin Booster

by -
VAKSINASI - Pelaksanaan vaksin booster di Kota Pekalongan masih menunggu dropping vaksin dari pemerintah pusat ataupun provinsi.

KOTA – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat, pelaksanaan vaksin booster di Kota Pekalongan akan diberikan bagi masyarakat yang memenuhi syarat yakni sudah menerima vaksinasi lengkap dosis 1 dan 2 serta sudah lebih dari 6 bulan sejak penyuntikan vaksin primer dosis lengkap.

Namun sesuai hasil kesepakatan di tingkat Provinsi Jawa Tengah mengenai vaksin booster ini diutamakan diberikan kepada para lansia dan kelompok rentan terlebih dahulu. Untuk jumlah lansia Kota Pekalongan yang sudah menjalani vaksin diatas 6 bulan jumlahnya sekitar lebih dari 5 ribu orang yang akan divaksin di Kota Pekalongan di Bulan Januari ini.

“Tempat penyuntikan vaksin booster akan dilakukan di puskesmas-puskesmas. Mengingat kebijakan pemberian vaksin booster ini hanya boleh dilakukan di puskesmas/klinik kesehatan milik pemerintah, di pos-pos boleh dilakukan atas penugasan dari kepala dinkes setempat,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto.

Pihaknya menyebutkan bahwa stok vaksin booster bagi lansia akan didropping oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sesuai juknis bisa menggunakan 2 metode pemberian yaitu homolog dan heterolog. Namun, saat ini yang digunakan adalah metode heterolog, dimana vaksinasi yang akan digunakan adalah jenis vaksin Moderna dan Astrazeneca.

“Kalau menggunakan vaksin untuk dosis 1 dan dosis 2 adalah Sinovac, maka boosternya menggunakan vaksin moderna full dosis. Tetapi kalau menggunakan Astrazeneca atau Pfizer setengah dosis. Hanya yang disepakati bersama ada jenis Moderna dan Astrazeneca,” jelas Budi.

Budi menambahkan, untuk warga umum diatas 18 tahun atau kelompok rentan maka akan menunggu setelah adanya vaksin yang didropping dari Pemerintah Pusat. Karena ketersediaan stok vaksin di Kota Pekalongan saat ini jenis vaksin Astrazeneca sudah digunakan untuk cadangan penyuntikan dosis kedua, dan jenis Moderna belum terpenuhi ketersediaannya.(nul)