Volume Pembelajaran Ditambah jadi 6 Jam

by

*Uji Coba PTM Dianggap Sukses

KENDAL– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengeluarkan surat edaran yang mengatur tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP dengan lama pelajaran 6 jam per hari. Penambahan jam pelajaran itu dilakukan karena PTM terbatas uji coba sebelumnya dengan waktu 4 jam per hari lama pelajaran dinilai berhasil dan tidak ada klaster Covid-19 pada tingkat satuan pendidikan.

Surat edaran itu tertuang dalam Nomor 420/3770/Disdikbud Kendal, tertanggal 14 Januari 2022. “Hasil evaluasi PTM 100 persen untuk SD dan SMP serta pendidikan non formal dan PAUD sebanyak 98 persen tanggal 12 Januari 2022 telah berjalan dengan baik. Sehingga di PTM terbatas, tanggal 17-29 Januari 2022, jam pelajaranya ditambah menjadi 6 jam di tiap satuan pendidikan. Bahkan PTM kali ini, ada 6 jenjang PAUD di 5 wilayah yang telah memenuhi pesryaratan melakukan simulasi PTM terbatas,” kata Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi kepada Radar, Senin (17/1/2022).

Wahyu mengungkapkan, teknisnya yang tertuang dalam surat edaran tersebut menyebutkan bahwa pelaksanaan PTM terbatas dapat dilaksanakan setiap harinya oleh satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik 100 persen dari kapasitas ruang kelas dalam lama belajar sesuai pembagian alokasi waktu setiap masing-masing satuan pendidikan.
Adapun untuk jenjang PAUD selama 6 jam pelajaran per hari x @ 30 menit, jenjang SD 6 jam pelajaran per hari x @ 35 menit, dan jenjang SMP selama 6 jam pelajaran per hari x @ 40 menit. “Untuk jam istirahat semua satuan pendidikan baik PAUD, SD dan SMP sama selama 15 menit di dalam ruang kelas dan dalam pengawasan guru,” ungkapnya.

Wahyu menjelaskan, berbeda dengan ketentuan teknis PTM 100 persen di atas, bahwa untuk satuan pendidikan yang melakukan simulasi PTM terbatas maka pelaksanaan pembelajarannya setiap harinya dilakukan secara bergantian dengan jumlah peserta didik sebanyak 50 persen dari kapasitas ruang kelas dan lama belajar sesuai pembagian alokasi waktu yang ada di setiap satuan pendidikan masing-masing. Dengan kata lain untuk waktu lama pelajaran sama dengan waktu lama pelajaran yang ada pada PTM terbatas 100 persen.

“Satuan pendidikan yang lakukan simulasi PTM terbatas pada jenjang PAUD. Ada 6 sekolahan yang memenuhi pesryaratanya, yakni KB Tunas Mulia di Plantungan, KB Al Ittihad NU dan KB Nurul Iman di Ringinarum, PS PAUD Merah Delima di Weleri, dan KB Dian Kencana di Sukorejo, serta KB Fajar Hidayah di Pegandon,” terangnya.