Sopir Ngantuk, Truk BBM Nyemplung Sungai

by
TERJEBUT - Diduga sopir ngantuk, truk tangki BBM milik PT Pertamina terjebur ke sungai yang ada di tepi jalan pantura Kendal.

KENDAL – Ini peringatan untuk para sopir, jangan nekat membawa kendaraan saat kondisi kantuk sudah tak tertahankan. Sebab dampaknya bisa vatal dan mengancam keselamatan jiwa. Seperti kecelakaan tunggal yang terjadi di jalur Pantura Kendal Desa Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring, Minggu (16/1/2022) pagi.

Diduga karena sopir dalam kondisi ngantuk, truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina yang dikendarainya oleng dan nyemplung ke sungai yang ada di tepi jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan truk tangki berplat nomor polisi H-8836-OW dengan kapasitas muatan 32.000 liter BBM tersebut.

Warga setempat, Ngasiman menuturkan, truk dikendarai sopir dan seorang kernet. Truk melaju dari arah Jakarta menuju Semarang tidak muatan. “Truk tangki sepertinya berjalan kencang dari arah barat. Waktu Subuh jalanan sepi,” katanya.

Saat kejadian, Ngasiman mengaku kaget mendengar suara gemuruh yang tak jauh dari rumahnya. Ia pun bergegas keluar mencari sumber suara, dan akhirnya mendapati asal suara itu ternyata dari truk tangki BBM yang mengalami kecelakaan. “Kalau keterangan dari sopirnya, tangki truk (dalam kondisi) kosong muatan. Karena muatan BBM dipasok di sejumlah SPBU di Pekalongan,” terangnya.

Diduga sang sopir mengantuk sehingga roda depan bagian kanan menabrak median jalan. Truk terbang ke lajur berlawanan hingga terjebur ke sungai. Laju truk terhenti setelah menabrak dua bangunan talud sungai, sekitar 5 meter sebelum permukiman.
“Untung tangki BBM nya kosong, dan gak sampai ke rumah warga. Sopir dan kernet juga alhamdulillah selamat,” tukas Ngasiman.

Arus lalu lintas dari arah Kota Semarang menuju Jakarta terpantau lancar. Kecelakaan tunggal tersebut dalam penanganan Satlantas Polres Kendal. Pihak Satlantas juga melakukan koordinasi untuk evakuasi truk tangki BBM tersebut dari sungai. (lid)