Jumlah Pasien ODHA Masih Tinggi

by
Kepala Dinkes Kota Pekalonga, Slamet Budiyanto

KOTA – Jumlah pasien kategori Orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Kota Pekalongan tergolong masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga tahun 2021, penderita HIV/AIDS di Kota Pekalongan mencapai 620 orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto dalam kegiatan Peresmian Gedung Baru Puskesmas Jenggot dan Launching layanan Care Support Treatment (CST) bagi Pasien Orang dengan HIV AIDS (ODHA) yang ada di Puskesmas tersebut, kemarin.

Budi menyebutkan, dari jumlah pasien tersebut 190 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan dari total pasien yang tersebut, sebanyak 150 orang tengah melakukan pengobatan. “Sehingga kondisi ini cukup memprihatinkan dan masih banyak ODHA yang belum mendapatkan pengobatan sebagaimana semestinya,” kata Budi.

Budi menerangkan, pelayanan dukungan kepada ODHA dapat memperpanjang usia dan menjadikan penderita tersebut tetap sehat dan produktif. Sampai saat ini, terdapat 12 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Pekalongan yang mampu memberikan pelayanan bagi ODHA yang terdiri dari 10 puskesmas dan 2 RSUD (RSUD Bendan dan RS Budi Rahayu).

“Salah satu dari 10 puskesmas tersebut yakni Puskesmas Jenggot ini. Pelayanan HIV/AIDS merupakan salah satu dari 12 indikator SPM bidang kesehatan yang wajib dilaksanakan oleh kabupaten/kota,” tandasnya.(nul)