Alokasi Vaksin Booster Belum Turun

by
MANFAATKAN STOK - Pemerintah Kabupaten Kendal memanfaatkan kertersediaan 18 ribu dosis vaksin jenis Pfizer untuk vaksinasi dosis ketiga (Bosster).

*Pemkab Kendal Manfaatkan Stok Pfizer

KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal akhirnya mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk melaksanakan vaksinasi dosis ketiga. Namun demikian, mengingat pasokan vaksin booster dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI belum turun, maka Pemkab memutuskan memanfaatkan stok 18 ribu dosis Pfizer yang masih ada sehingga pemberian vaksin bisa dimulai.

Adapun pencanangannya sudah dilakukan pada 14-15 Januari 2022 kemarin di 30 Puskesmas dengan sasaran dibatasi hanya untuk kelompok lansia dan masyarakat 18 tahun ke atas yang rentan.

“Vaksinasi booster gunakan vaksin yang masih ada, ini sudah dapat izin dari provinsi. Pencananganya sudah, selama dua hari, tanggap 14-15 Januari 2022. Karena alokasi vaksin booster dari Kementerian Kesehatan sendiri belum sampai di Kabupaten Kendal,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Muntoha, kemarin.

Muntoha mengungkapkan, alokasi vaksin booster dari pusat belum datang, sehingga sebanyak 18 ribu dosis vaksin jenis Pfizer yang masih ada dipakai untuk mengawali program vaksinasi booster. Dengan dasar itu, Dinas Kesehatan Kendal melakukan program vaksinasi booster di 30 Puskesmas serentak selama dua hari

“Setiap puskesmas bisa menyuntikkan vaksin booster hingga 300 dosis per hari. Waktu sosialisasi mepet, antusias masyarakat belum banyak. Untuk tenaga kesehatan, semua sudah siap. Untuk selanjutnya kami gencarkan sosialisasi melalui puskesmas,” terangnya.