Bantu Perbaikan Rumah Kader PDIP, Ganjar : Kerso Mboten Nek Kulo Posting? Mengko Nesu

by
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantu perbaikan rumah salah seorang kader PDI Perjuangan di Kecamatan Banyibiru, Kabupaten Semarang, Jumat (14/1/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperbaiki rumah salah seorang kader PDIP bernama Suryono, di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jateng.

“Mau enggak rumahnya diperbaiki? Kalau mau, nanti saya bantu perbaiki, tetapi syaratnya, bangunnya harus pakai gotong royong, ‘sambatan’,” kata Ganjar Pranowo kepada Suryono.

Rencana bantuan perbaikan rumah kader PDI Perjuangan tersebut dilakukan Ganjar di sela-sela kunjungan kerjanya ke Magelang, Jumat (14/1).

Rumah Suryono tampak sederhana dan berukuran kecil.

Lantai masih pelester semen tanpa ada perabot mewah.

Hanya ada kursi dan meja kayu sederhana di ruang tamu.

Atap rumah Suryono juga banyak berlubang.

Kondisi di bagian dapur tampak lebih mengenaskan.

Sebab, dinding dan kayu penyangga rumah sudah keropos.

Genting banyak yang berlubang dan bocor saat hujan.

Namun, dapur itu merupakan bagian favorit bagi Suryono.

Sebab, di bagian dapur terpajang bendera PDIP dengan ukuran besar.

Kemudian, ada juga foto-foto tokoh PDIP, seperti Ir Soekarno, Megawati Soekarnoputruli, Joko Widodo, sampai Ganjar Pranowo.

Suryono dengan senang hati menerima tawaran bantuan dari Ganjar.

Saat Ganjar menanyakan kapan siap gotong rotong memperbaiki rumah, Suryono tegas menyatakan siap kapan saja.

Saat itulah Ganjar melontarkan pertanyaan cukup menggelitik kepada Suryono apakah dirinya keberatan jika video kunjungannya ini diunggah di media sosial miliknya.

“‘Kerso mboten nek kulo posting? Mengko nesu‘ (mau tidak kalau saya unggah? Nanti marah), ‘terus bantuane dibalekke’ (kemudian bantuannya dikembalikan),” ujar Ganjar bercanda.

Ganjar menjelaskan bahwa sebenarnya tidak hanya kader PDIP yang menjadi sasaran dari program perbaikan rumah tidak layak huni, melainkan semua masyarakat yang membutuhkan akan dibantu.

Sebab, Pemerintah Provinsi Jateng sedang menggenjot penanganan kemiskinan ekstrem.

“Hanya saja karena ini lagi ulang tahun partai (PDIP, red), ternyata ada, kok, kader kita yang juga perlu dibantu. Saya hanya ingin mengapresiasi kawan-kawan kita yang sudah berjuang sangat luar biasa. Mudah-mudahan manfaat dan berkah. Ini ‘tandha tresna’ dari saya,” kata Ganjar Pranowo.

Suryono mengaku tidak menyangka akan didatangi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang membantu memperbaiki rumahnya.

“Tidak menyangka saya, mendapat berkah sekaligus. Didatangi Pak Ganjar, dibantu, senang sekali rasanya. Tadi cucu saya juga dikasih hanphone. Ini anugerah dari Tuhan,” kata Suryono.

Dia mengakui perbaikan rumahnya mendesak untuk dilakukan karena sering bocor saat hujan.

Namun, hal itu belum bisa dilakukan karena dirinya hanya bekerja sebagai buruh tani.

“Ya senang sekali, tadi ditanya Pak Ganjar apa mau mengembalikan bantuan seperti yang lain. Saya jawab ya tidak, lah mumpung ada yang bantu masa ditolak,” pungkas Suryono. (antara/jpnn)