Dipicu Faktor Perselingkuhan, 12 Guru Kini Menjanda

by
Ilustrasi. Radar Seluma

Terhitung sejak tiga tahun terakhir ini, sebanyak 15 guru di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu saat ini berstatus lajang.

Berdasarkan data yang telah ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma, dimana sebanyak 15 orang tersebut saat ini telah selesai proses persidangan di pengadilan agama, dan sudah secara sah berstatus janda dan duda.

Data ini diketahui, setelah adanya usulan dari guru ke dinas untuk diproses mediasi.

“Sejak tiga tahun terakhir ini, memang kita sudah mencatat sebanyak 15 orang guru di Kabupaten Seluma saat ini dalam status lajang atau pisah dengan suami maupun istrinya,” kata Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma, Zaiyadi Abdilah, kepada wartawan.

Menurutnya, dari 15 orang yang saat ini berstatus lajang tersebut, diantaranya sebanyak 12 orang merupakan janda, sementara itu untuk 3 orang lainnya merupakan duda.

Angka tersebut merupakan data dari tahun 2019 sebanyak 3 orang, tahun 2020 ada 7 orang dan tahun 2021 ada 5 orang. “Dari catatan kita tiga tahun terakhir ini, terdiri dari 12 orang berstatus janda dan 3 orang lainnya berstatus duda,” jelasnya.

Ditambahkannya bahwa, berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dari beberapa kasus tersebut salah satu penyebab perceraian guru tersebut lantaran kasus perselingkuhan, dan ketidakcocokan antara kedua belah pihak.

“Jadi dari pengakuan mereka, ini lantaran adanya campur tangan orang ketiga. Sehingga membuat keluarganya tidak harmonis hingga terjadi perceraian. Selain itu, ada juga faktor ekonomi,” tandasnya.

Sementara itu, untuk tahun 2022 ini kata dia, baru ada satu usulan dari guru laki-laki. Namun, usulan tersebut belum diproses lantaran masih ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan. (ndi/radarseluma)