Ditemukan Plensengan Rusak dan Genangan Air

by
MONITORING - Komisi C DPRD Kendal melakukan monitoring dan evaluasi hasil pekerjaan insfrastruktur fender dan plengsengan di Pelabuhan Kendal.

*Hasil Monev Komisi C DPRD atas Realisasi DAK 2021

KENDAL – Komisi C DPRD Kendal melakukan monitoring dan evaluasi (monev) hasil pekerjaan insfrastruktur fender dan plengsengan di Pelabuhan Kendal, Rabu (12/1/2022). Hasilnya, mereka masih menemukan adanya plengsengan rusak serta genangan air di lingkungan pelabuhan. Padahal pekerjaan infrastruktur tersebut belum diserahterimakan ke Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) di dinas terkait.

“Atas temuan ini, kami merekomendasikan kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan perbaikan plengsengan rusak. Sedangkan adanya genangan air bisa dibuatkan drainase atau resapan air agar tidak merusak jalan lingkungan,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kendal, Muhammad Zaenudin, usai peninjauan.

Menurut Zaenudin, yang dilakukan komisinya merupakan monitoring dan evaluasi kegiatan APBD 2021, khususnya belanja modal. Dalam hal ini adalah belanja modal di Dinas Perhubungan tahun 2021 yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar, yang penggunaanya untuk infrastruktur jalan lingkungan, fender, dan lengsengan.

“Jalan lingkungan mulai dari loket sampai masuk dan parkiran serta fender untuk penahan kapal agar tidak terkena dermaga langsung serta untuk in out kapal barang,” ujarnya.

Mendapati genangan air pada lingkungan pelabuhan, Komisi C langsung meminta pengelola pelabuhan dan Dinas Perhubungan untuk mengambil langkah-langkah kongkrit supaya genenagan air segera surut sehingga hasil dari belanja modal DAK tahun 2021 bisa bemanfaat secara maksimal. “Kerusakanya bisa diminimalisir. Kalau airnya tidak segera surut maka jalannya cepat rusak,” tukas Zaenudin.