Gegara Spirtus, Balita Terbakar

by
TILIK WARGA - Bupati Wihaji saat menjenguk Dwi Fajar Ramdhan yang badanya terbakar spirtus.

**70 Persen Tubuh Terbakar

BATANG – Seorang balita di Desa Ujung Negoro, Kabupaten Batang harus menanggung rasa sakit akibat luka bakar di tubuhnya yang mencapai 70 persen.

Adalah, Dwi Fajar Ramadhan (2), putra kedua dari pasangan Krista (26) dan Rukun Slamet (31). Warga Dukuh Gedangan RT 02 RW 05 Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman ini tubuhnya terbakar spirtus.

Di hadapan Bupati Batang yang mengunjungi rumahnya, ibu korban, Krista pun mengisahkan insiden terbakarnya sang anak sambil berurai air mata. “Ketika itu saya lagi kerja di warung tempat saudara, tanpa sepengetahuan saya Dwi Fajar masih bermain spirtus dengan kakaknya yang lagi bermain korek api. Tak selang beberapa lama tahu-tahu badan adiknya sudah terbakar,” ujar Krista (26) saat ditemui di rumahnya di Dukuh Gedangan, Desa Ujungnegoro, Kandeman, Senin (10/1/2022).

Ia pun berharap kehadiran Bupati bisa memberikan solusi agar luka bakar anaknya bisa pulih seperti semula. “Sudah saya bawa ke Rumah Sakit QIM, alhamdulillah lukanya sudah mendingan, tapi jari sebelah kanan belum bisa diluruskan. Saat ini masih harus menjalani fisioterapi seminggu dua kali,” terangnya.

Sementara, Bupati Batang, Wihaji mengatakan, program tilik warga biasa dilakukan setiap Selasa, tapi kemarin Minggu (9/1/2022) sore ada laporan warga di Curhat Wihaji, soal anak terbakar air spirtus.