Harga Telur Turun, Peternak Masih Rugi

by

KENDAL – Dalam tiga hari ini harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kendal berada di kisaran Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram. Angka ini anjlok dibanding tingkat harga dua pekan lalu yang mencapai Rp 26 ribu sampai Rp 28 ribu per kilogram di kandang peternak. Namun harga di tingkat pengecer mencapai Rp 24 ribu sampai Rp 27 ribu per kilogram.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Jawa Tengah, Suwardi mengatakan, harga telur ayam di kandang sudah turun menjadi Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram. Namun harga di tingkat pengecer masing tinggi kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

“Kendati turun, para peternak ayam telur masih rugi dengan harga telur Rp 20 ribu. Kalau dihitung dengan harga pakan ternak dalam satu kilogram telur mengalami kerugian sekitar Rp 4.000,” katanya, Minggu (09/1/2022).

Menurut Suwardi, pemerintah jga semestinya ikut campur tangan terkait harga pakan ternak yang tinggi. Sebab jika tidak ada kebijakan intervensi, maka lambat laun banyak peternak yang menurutnya bisa gulung tikar. Bahkan di Kabupaten Kendal para peternak sudah mengurangi populasinya sekitar 20 persen. “Dan terbukti sudah ada beberapa peternak yang sudah tak mampu lagi dan semua ayamnya di jual hingga kandang ayam kosong,” ungkapnya.

Suwandi berharap pemerintah bisa hadir sebagai wasit, sehingga harga pakan ternak bisa ditekan maupun dengan skema subsidi. Sehingga para peternak bisa mempekerjakan orang. “Sebab peternak tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan para pekerjanya,” ujarnya.