Kendal Turun Lagi ke PPKM Level 2

by
Moh Toha, Sekda Kendal

*Sekda Sebut Parameternya Masih Layak Level 1

KENDAL – Hasil keputusan Kementerian Dalam Negeri terkait tingkat risiko penularan Covid-19 menempatkan Kabupaten Kendal kembali ke PPKM Level 2. Padahal mengacu parameternya, Kendal dinilai masih layak masuk PPKM Level 1.

“Parameter ini terdiri dari perhitungan tingkat testing dan testing kita dianggap masih kurang dari ketentuan,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kendal Moh Toha, Rabu (05/1/2022).

Moh Toha mengungkapkan, untuk testing harus mencapai 60 persen mengunakan PCR dan 40 persen tes swab antigen. Saat ini dari Dinas Kesehatan Kendal akan melakukannya pada siswa yang tengah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Bahkan secara faktual saat ini di Kendal tinggal 8 orang yang terpapar Covid-19 yangtersebar di tujuh kecamatan.

“Dengan adanya perayaan hari libur natal dan tahun baru 2022, Kabupaten Kendal tidak ada peningkatan yang terpapar covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Parno mengatakan, dari kegiatan libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Kendal tidak ada peningkatan Covid-19. Untuk pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri hanya 8 orang. Pihaknya juga tidak menemukan adanya varian baru omicron di wilayah Kendal.

“Untuk varian baru omicron di Jawa Tengah tidak ada, khususnya Kendal. Namun untuk wilayah Surabaya dan Jawa Timur memang ada yang terpapar omicron,” katanya.

Terkait dengan testing maupun tracing pihaknya akan melakukan testing di tingkat satuan pendidikan pada pelajar yang melakukan pembelajaran tatap muka, baik melalui polymerase chain reaction atau PCR maupun swab antigen. (lid)